2 Kakek Mendadak Jadi Miliarder karena Dapat UGR Proyek Tol

LIDIK.ID , Jawa Tengah – Sejumlah 2 orang Kakek bernama Paiman (67) dan Mudono (55) mendadak jadi miliarder setelah menerima uang ganti rugi (UGR) dari proyek jalan tol Solo-Jogja di Desa Beku, Karanganom. Jum’at, (17/09).

Paiman mendapat UGR sebesar Rp 4 Miliar karena rumah beserta pekarangan miliknya seluas 1.000 meter persegi dan 2 patok sawah terkena dampak dari proyek tol tersebut.

Paiman merupakan warga Dukuh Sidorejo, Desa Beku. UGR yang ia dapatkan digunakan untuk membeli 2 rumah pengganti dan tanah yang akan diberikan kepada anaknya.

Rumah tersebut dibeli oleh Paiman di Dukuh Kolekan, Desa Beku dan 1 lainnya di Dukuh/Desa Beku dengan harga Rp 500 juta dan Rp 600 juta.

Saat ini Paiman masih menempati rumah lamanya karena pembongkaran belum dilakukan.

“Nak asline kapan niku? (sebenarnya dimulai kapan?),” ujarnya.

Sementara, Mudono (55) mendapat UGR sebanyak Rp 3,2 Miliar karena lahan sawah miliknya masuk dalam proyek jalan tol tersebut.

“”Lahannya ini untuk pertanian dan ada tanaman sengon,” ujarnya , dikutip dari Solopos Jum’at (17/09).

Mudono yang berprofesi sebagai pengembang properti, langsung menginvestasikan uang tersebut dengan membeli 2 rumah indekos di sekitaran kampus wilayah Malang dan Jogja.

“Indekos sudah jadi, tinggal bayar. Uangnya cukup, tombok malah. Salah satu indekos seluas 110 meter persegi terdiri dari 2 lantai. Indekos Jogja itu ada 7 pintu dan Malang ada 8 pintu,” jelas Mudono.

Tentrem Prihatin selaku Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) berharap para warga yang menerima UGR tol Solo-Jogja dapat memanfaatkannya sebaik mungkin.

“Kami menyarankan agar penggunaan dana apabila yang kena sawah dibelikan sawah lagi untuk meningkatkan kesejahteraan perima,” pungkasnya.

(MYG)

Discussion about this post