Selasa, 9 Desember 2025
LIDIKID
No Result
View All Result
  • Home
  • ePapernew
  • Trending
  • Lampung
  • Sumsel
  • Viral
  • Home
  • ePapernew
  • Trending
  • Lampung
  • Sumsel
  • Viral
No Result
View All Result
LIDIK ID
  • Home
  • ePaper
  • Trending
  • Lampung
  • Sumsel
  • Viral
Beranda Nasional

4 Petani di Serang Tewas Tersambar Petir Saat Berteduh di Gubuk Sawah

3 Desember 2025
4 Petani di Serang Tewas Tersambar Petir Saat Berteduh di Gubuk Sawah
145
Dilihat
FacebookTwitterWhatsapp

LIDIK.ID, Serang — Empat petani di Kampung Badamusalam Barat, Kelurahan Sawah Luhur, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, tewas tersambar petir saat berteduh di sebuah gubuk sawah, Selasa (2/12/2025) sore. Lima petani lainnya mengalami luka bakar dan masih menjalani perawatan intensif.

Hujan deras disertai kilat mulai mengguyur wilayah Kasemen sejak pukul 16.30 WIB. Sembilan petani yang sedang bekerja membersihkan rumput (ngoyos) di sawah memilih berteduh di gubuk kayu berukuran sekitar 2×3 meter di tengah area persawahan.

Baca Lainnya

Peringati Hakordia 2025, Sejumlah Menteri Hadiri Peluncuran Indeks Integritas Nasional di Yogyakarta

Kasus Gratifikasi DPRD NTB: 15 Legislator Ajukan Perlindungan LPSK, Kajati Tegaskan Penindakan Tetap Jalan

Tak lama setelah mereka berkumpul, petir menyambar tepat ke arah gubuk tersebut. Semburan panas dan gelombang listrik seketika membuat beberapa petani tidak sadarkan diri.

Berdasarkan keterangan Polsek Kasemen, peristiwa terjadi sekitar pukul 17.15 WIB. Sambaran petir mengenai struktur gubuk, lalu menjalar ke tubuh para petani yang berada sangat dekat satu sama lain.

Warga yang mendengar suara ledakan petir bergegas menuju lokasi dan menemukan para korban dalam kondisi tergeletak. Sebagian tidak sadarkan diri, sebagian lain masih bisa bergerak dengan luka bakar di tangan dan dada.

Keempat korban yang tewas sempat dievakuasi ke rumah sakit, namun dinyatakan meninggal akibat henti napas dan luka bakar khas sambaran petir.

Korban meninggal:
• AH
• SN
• AW
• RF

Korban luka-luka:
• SM
• BH
• SY
• AK
• TH

Mereka kini dirawat di RSDP Serang dan RSUD Kota Serang.

Kapolsek Kasemen menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh korban mengalami luka bakar akibat petir.

“Mereka berteduh di gubuk saat hujan. Petir menyambar gubuk tersebut dan menghantam para petani. Empat orang meninggal dunia, lima lainnya luka-luka,” ujarnya.

Wali Kota Serang, Budi Rustandi, meninjau langsung para korban dan menemui keluarga empat korban meninggal. Ia memastikan pemerintah akan menanggung seluruh kebutuhan perawatan hingga pemakaman.

“Ini musibah besar. Pemkot Serang menanggung seluruh biaya korban, baik yang meninggal maupun yang dirawat. Kami menyampaikan duka sedalam-dalamnya,” kata Budi.

Pemerintah mengingatkan masyarakat, terutama petani, agar tidak berteduh di tempat terbuka seperti gubuk sawah saat petir muncul. Gubuk kayu, atap seng, dan area terbuka merupakan titik dengan risiko tinggi tersambar petir.

BMKG sebelumnya telah mengeluarkan peringatan cuaca ekstrem untuk wilayah Banten dan sekitarnya.

Tragedi ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan di musim hujan. Sambaran petir sering terjadi tanpa tanda dan dapat mematikan dalam hitungan detik.
Semoga keluarga korban diberikan ketabahan, dan masyarakat di kawasan rawan dapat meningkatkan keselamatan saat bekerja di luar ruangan.***

(TRS).

Post sebelumnya

Viral Dugaan Perselingkuhan Pramugari dan Direktur Maskapai, Suami: “Diviralkan Saja Biar Jelas”

Post selanjutnya

Anggota DPR Ingatkan Penyaluran Bantuan Banjir Harus Layak dan Aman

BeritaTerkait

Peringati Hakordia 2025, Sejumlah Menteri Hadiri Peluncuran Indeks Integritas Nasional di Yogyakarta

Peringati Hakordia 2025, Sejumlah Menteri Hadiri Peluncuran Indeks Integritas Nasional di Yogyakarta

9 Desember 2025
129
Kasus Gratifikasi DPRD NTB: 15 Legislator Ajukan Perlindungan LPSK, Kajati Tegaskan Penindakan Tetap Jalan

Kasus Gratifikasi DPRD NTB: 15 Legislator Ajukan Perlindungan LPSK, Kajati Tegaskan Penindakan Tetap Jalan

9 Desember 2025
160
Puan Maharani Ajak Perempuan Jadi Garda Terdepan Perlawanan Korupsi di Hari Hakordia

Biak Numfor Raih Peringkat Pertama Indeks Pencegahan Korupsi KPK, Skor 73,95 Masuk Zona Kuning

9 Desember 2025
132
Puan Maharani Ajak Perempuan Jadi Garda Terdepan Perlawanan Korupsi di Hari Hakordia

Presiden Prabowo Tekankan Kecepatan dan Ketepatan Penanganan Bencana di Sumatera dan Aceh

9 Desember 2025
142

Discussion about this post

ADVERTISEMENT

Terpopuler

  • Viral Sopir Truk Diamuk Massa Usai Diduga Melecehkan Mahasiswi Penumpang saat Banjir Aceh

    Viral Sopir Truk Diamuk Massa Usai Diduga Melecehkan Mahasiswi Penumpang saat Banjir Aceh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral Pegawai SPBU Pakai Jeans, Pertamina Disorot Soal Perubahan Seragam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral Dugaan Perselingkuhan Pramugari dan Direktur Maskapai, Suami: “Diviralkan Saja Biar Jelas”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lucinta Luna Umumkan Pacar Baru, Kenji Hans, Model Berbakat Asal Medan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bunga Rafflesia Mekar Ditemukan Anggota Tim Sar Saat Pencarian Korban Banjir Bandang di Padang Panjang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

REGIONAL
LIDIK LAMPUNG LIDIK SUMSEL
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy

© 2019 - 2025 | PT Lidik Media Indonesia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Regional
    • LIDIK LAMPUNG
  • Lampung
  • Viral

© 2019 - 2025 | PT Lidik Media Indonesia