Aliansi Gerakan Mahasiswa Jakarta Bersatu Lakukan Aksi Di Depan Kemendikbud

LIDIK.ID , JAKARTA – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Mahasiswa Jakarta Bersatu menggelar Aksi demo di depan pintu gerbang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan atau Kemendikbud, di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat. Mereka meminta keringanan uang tunggal kuliah atau UKT sebesar 50% selama masa pandemi Covid-19.

Pantauan Lidik.Id di tengah gelaran demo, Jalan Jenderal Sudirman di depan kantor Kemendikbud macet lantaran hanya ada satu jalur yang dapat di lalui kendaraan bermotor.

Baca Lainnya

Semula aksi unjuk rasa ini di lakukan berdekatan dengan bahu jalan. Beberapa jam kemudian sekitar pukul 15:40 WIB Kamis 3 Juli 2020 mahasiswa mulai menutup jalan menjadi hanya satu jalur dan membakar ban.

Kita tutup jalan ini tidak merugikan masyarakat Indonesia, kawan-kawan. Tapi pendidikan kita bermasalah itu yang merugikan, kawan-kawan,kata salah satu orator dari atas mobil komando.

Orator juga meminta agar para demonstran merapatkan barisan, namun tetap memperhatikan protokol kesehatan. Jarak antar peserta aksi demo terpantau tidak sampai satu meter.

Beberapa pengunjuk rasa juga mengabaikan protokol kesehatan dengan tidak memakai masker.

Terlihat juga, ada puluhan petugas kepolisian yang turut mengawal jalannya aksi unjuk rasa di depan kantor Kemendikbud. Mobil pengurai massa atau raisa juga disiagakan dekat aksi demonstran.

Selain itu, di dalam kantor Kemendikbud terdapat beberapa mobil water canon dan baraccuda juga di siagakan.

Dalam aksi unjuk rasa ini, mereka menuntut agar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menemui para aksi demonstran secara langsung di lapangan. Mereka menuntut pemerintah memberikan keringanan terhadap perguruan tinggi swasta atau PTS.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mendikbud Nadiem Makarim mengeluarkan Permendikbud pada tanggal 25 Tahun 2020 terkait ketentuan penyesuaian uang kuliah tunggal atau UKT. Nadiem Makarim mengatakan kebijakan ini di maksudkan guna memberikan keringanan kepada mahasiswa di tengah pandemi virus corona.

Laporan : Rezky Labadjo/Jkt

BeritaTerkait

Discussion about this post