Jumat, 23 Februari 2024

Aman Gak Sih Ke Dokter Gigi Saat Pandemi?

LIDIK.ID , Bandar Lampung – Semenjak Pandemi menyerang Tanah Air dari Maret 2020 lalu, beberapa praktik dokter gigi terlihat tutup atau tidak beroperasi, khususnya di wilayah Bandar Lampung. Senin (9/11).

Namun akhir Mei, Presiden Jokowi melihat bahwa wabah ini tidak bisa dihindari, dan harus memikirkan bagaimana bisa melanjutkan kehidupan dan perekonomian masyarakat. Oleh karenanya kita diimbau agar dapat berdamai dengan virus ini namun tetap menerapkan protokol kesehatan sebagai bentuk kewaspadaan terhadap penyebaran virus ini.

Baca Lainnya

Untuk itu Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) mengeluarkan beberapa syarat agar praktik dokter gigi bisa berjalan dan masyarakat tetap tenang. Seperti yang dilakukan oleh drg. Wivda Putriani yang berpraktik di Klinik My Dentist, Sukarame. Dirinya menuturkan bahwa awalnya sempat ada pelarangan, namun semenjak diberlakukan adaptasi kebiasaan baru kebijakan tersebut melonggar.

“dulu sempat dilarang, namun pada akhirnya melonggar disesuaikan dengan keadaan daerah masing-masing, hal ini terkait boleh tidaknya pengambilan tindakan atau hanya sebatas konsultasi” Ujarnya

selain disesuaikan dengan kondisi daerah atau zonasi penyebaran virus Covid-19, ada beberapa ketentuan terkait dengan prosedur kelengkapan alat pelindung diri dan instrumen pencegahan virus.

“Untuk alat pelindung diri diatas klinik-klinik umum dan untuk ruangan tindakan harus tersedia uv ozon, untuk sterilisasi ruangan, mesin sterilisator alat, exhaust fan, air purifier, suction aerosol, suction air liur, dan lainnya” Tambahnya.

Dirinya juga menjelaskan sebelum pasien diperiksa wajib mengisi kuisioner tentang keadaan kondisi badan apakah sedang merasakan gejala atau pernah kontak dengan penyintas Covid-19. Hal ini diperlukan untuk dokter gigi menerima atau menolak pasien yang akan ditanganinya

(RDH)

BeritaTerkait

Discussion about this post