Jumat, 23 Februari 2024

Anak SD di Ciamis Meninggal usai Ponsel Meledak

LIDIK.ID , Bandung – Seorang siswa Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, meninggal dunia setelah ponsel miliknya meledak. Peristiwa nahas yang terjadi pada Rabu, (3/8) siang itu menimpa Ikmal Hamdan Maulida (9). Sabtu, (6/8/2022).

Bocah kelas 3 SD yang merupakan siswa SDN 5 Kiarapayung, Kecamatan Rancah, anak dari pasangan Dayat dan Rinawati, warga RT 02 RW 07 itu ditemukan di rumahnya dengan kondisi luka bakar pada bagian dadanya.

Baca Lainnya

Kabar nahas meninggalnya bocah tersebut dibenarkan Ketua Tagana Kabupaten Ciamis, Ade Waluya. Ade mengatakan, pihaknya telah menerima laporan ada seorang anak SD di Kecamatan Rancah meninggal dunia terkena percikan api dari HP yang meledak saat diisi daya.

“Kami telah menerima laporan kejadian tersebut. Korban mengalami luka di bagian dadanya,” katanya, dikutip dari CNN Indonesia.

Setelah mendapatkan laporan itu, pihaknya langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian.

Informasi yang dihimpun berdasarkan keterangan orang tuanya, anak itu pulang dari sekolahnya. Kemudian, sang anak mengisi ponsel miliknya sambil memainkannya dengan posisi tiduran.

Pada saat itu korban Rinawati keluar pergi ke warung untuk membeli makanan. Setelah setengah jam berlalu, Rinawati kembali ke rumahnya dan memanggil sang anak.

Namun, Ilham tidak menyahut panggilannya. Rina pun langsung mencari keberadaan anaknya.

“Ketika masuk rumah, Rinawati melihat anaknya yang tertidur dengan posisi tertelungkup. Saat coba dibangunkan, anak itu tidak bangun,” kata Kepala Desa Kiarapayung, Dedi.

Ketika Rinawati membalikkan tubuh anaknya, ponsel sang anak sudah berantakan. Bagian dada anaknya pun terdapat luka.

“Saat itu juga Rinawati langsung histeris melihat anaknya yang sudah meninggal dunia. Pada bagian dada ada luka besar seukuran telapak tangan,” ujar Dedi.

Dedi menduga Ilham meninggal dunia karena ponselnya meledak. Sebab baterai ponsel berantakan, namun untuk kabel charger masih utuh.

“Atas kejadian ini, kami menghimbau kepada masyarakat agar lebih hati-hati lagi dalam menggunakan ponsel, jangan menggunakan ponsel ketika lagi mengisi baterai,” ujarnya. ***

BeritaTerkait

Discussion about this post