Bali Buka Wisata untuk Turis Asing, Jokowi Ingatkan Persiapan Matang Hindari Lonjakan Covid-19

LIDIK.ID , Jakarta – Pemerintah akhirnya memutuskan untuk kembali membuka penerbangan Internasional, di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali mulai 14 Oktober 2021 mendatang. Presiden RI Joko Widodo, dalam kunjungan kerjanya mengingatkan hal tersebut harus disiapkan dengan matang, agar Covid-19 tetap terkendali. Sabtu, (09/10).

“Menjelang 14 Oktober 2021 ini, saya meminta seluruh pemangku kepentingan di Bali, untuk mempersiapkannya dengan baik sehingga wisatawan datang, tetapi Covid-nya tetap terkendali,” ujar Presiden dalam keterangan tertulis di laman Instagram pribadinya @jokowi. Sabtu, (09/10).

Adapun kunjungan kerja ke Bali tersebut, dilakukan Presiden dan Ibu Negara pada hari Jum’at (08/10) kemarin.

“Hari ini saya bersama Ibu Negara berkunjung ke Bali untuk menghadiri kegiatan penanaman mangrove di Taman Hutan Raya Ngurah Rai, bertemu para pimpinan daerah, dan meninjau sejumlah lokasi Konferensi Tingkat Tinggi G20 yang akan digelar di Bali, tahun depan,” tulis Presiden dalam unggahannya di Instagram. Jum’at, (08/10).

Alasan dibukanya akses wisatawan asing di Bali adalah, untuk mengembalikan perekonomian pulau tersebut yang sebagian besar penghasilannya dari sektor pariwisata.

Selama pandemi Covid-19 melanda Bali, jumlah wisatawan asing menurun hingga 97%, dimana hal tersebut sangat berpengaruh bagi pertumbuhan ekonominya.

Dengan melihat Negara lain yang juga mulai membuka akses penerbangan Internasionalnya, Presiden meminta agar Bali dapat mencontoh dengan terus menerapkan protokol kesehatan yang ketat, agar tidak terjadi lonjakan kasus baru Covid-19.

Vaksinasi di Bali juga sudah mencapai 98% untuk dosis pertama, dan lebih dari 80% dosis kedua.

“Melihat situasi tersebut, saya optimistis dan kita memutuskan pembukaan penerbangan Internasional di Bali,” tutup Presiden Jokowi.

(MYG)

Discussion about this post