Bayi Empat Bulan Positif COVID-19 Sembuh, Warga Diminta Tak Besuk

LIDIK.ID, Kulonprogo 

Bayi berusia empat bulan yang sebelumnya dinyatakan positif terjangkit Covid-19 di Kulon Progo, saat ini statusnya sudah dinyatakan negatif setelah dua kali tes dua kali yang menyatakan negatif dari Laporan Hasil Uji dari BBTKL.

Baca Lainnya

Sebelumnya, bayi empat bulan ini tersebut dirawat di RSUD Wat, Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta ( DIY) selama dua pekan. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kulonprogo Baning Rahayujati berharap masyarakat tak mengucilkan terhadap keluarga dan bayi tersebut.

“Kalau dari Covid-19 selesai masalahnya. Berarti di tubuhnya tidak ada virus karena dinyatakan sembuh. Terkait penyakit lain (dari pasien), saya tidak bisa cerita. Itu ceritanya lain lagi,” kata Baning saat dihubungi, Minggu (5/4/2020).

Selain itu, Direktur RSUD Wates, Lies Indriyati juga mengharapkan bayi ini mendapatkan istirahat lebih banyak di rumah. Oleh karena itu, warga dan kerabat diimbau tidak menjenguk bayi itu terlebih dahulu.

Lies mengungkapkan, imbauan ini untuk melindungi bayi yang baru sembuh dan masih rentan tertular penyakit serupa.  “Bukan dilarang, tetapi belum tentu yang  datang semuanya sehat atau tidak membawa virus. Nuwun sewu (maaf) jangan besuk dulu. Biar (bayi ini) tidak ketularan lagi,” kata Lies dalam keterangan pers via video conference di Kantor Pemkab Kulon Progo, Senin (6/4/2020).

Lies juga mengkhawatirkan kekebalan tubuh sang bayi, karena belum tentu pasien sembuh tidak tertular lagi. Bayi dan orang lanjut usia merupakan usia paling rentan tertular.

Lies juga mengungkapkan, penyebaran virus corona ada yang bergejala dan ada pula yang tidak bergejala. Masyarakat harus waspada khususnya yang tanpa bergejala.  Sementara, belum ada penelitian yang menunjukkan pasien sembuh tidak tertular lagi. Untuk melindungi bayi yang baru pulih itu, Lies mengharap tidak ada yang membesuk dahulu demi kesehatan bayi dan orang-orang di sekitarnya.

Bahkan pihak RSUD Wates mengharapkan, bayi tersebut menjalani karantina di rumah.

BeritaTerkait

Discussion about this post