Usaha Bonsai Dimasa Pendemi

LIDIK.ID, Bajarkertahayu – Dimasa pendemi covid – 19 ekonomi nasional yang belum setabil, warga banjarkertahayu mencoba mencari alternatif dengan kreatif untuk tambahan ekonomi dengan berbisnis Bonsai. Rabu (4/11).

Ditangan kreatif Nanang warga Banjarkertahayu ini yang tadinya bunga biasa dan pohon biasa kini menjadi pundi pundi uang dimasa pendemi, ini berawal dari hobi menanam bunga dan pohon  sejak kecil

Baca Lainnya

“saya sejak kecil sangat suka menam khususya tanaman bunga dan pohon, namun kini saya  mencoba membikin bunga dan pohon itu jadi sesuatu yang unik dan berharga dapetlah ide yaitu bonsai, ada beberapa jenis bonsai yang ditanam   Bonsai Kimeng,  lantana, beringin, kali age sisir, cendrawasih, cemara, ringin putih, jasmin, asem jawa, kelapa, ini semua didapatkan disekeliling rumah”. Ujar Nanang

Harga jual bonsai yang relatif mahal dibanding bunga dan pohon biasa, harga bonsai yang belum jadi atau bahan kisaran Rp. 200.000 –  Rp.500.000 kalau setengah jadi kisaran Rp.850.000 dan bila sudah jadi jutaan. Ini semua karena perawatanya tidak semudah perawatan bunga  biasa namun ada trik khusus  dan punya jiwa seni pungkasya.

 

(IMM)

BeritaTerkait

Discussion about this post