Jumat, 23 Februari 2024

Cegah PMK, Masyarakat Lampung disarankan Membeli Hewan Kurban yang dilengkapi SKKH

LIDIK.ID, Lampung – Warga Lampung yang ingin membeli sapi dan kambing untuk Hari Raya Idul Adha harus berhati-hati agar tidak membeli hewan yang terjangkit PMK. Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Lampung mengimbau masyarakat untuk membeli ternak dengan menggunakan Sertifikat Kesehatan Hewan (SKKH).

“Masyarakat yang ingin membeli hewan kurban diimbau memperhatikan (Surat Keterangan Kesehatan Hewan) SKKH ternak,” kata Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Negara Bagian Lampun Lili Marwati seperti dikutip Suara.com dari Antara, Selasa (28/4). 2022).

Baca Lainnya

SKKH peternakan merupakan salah satu bentuk penjaminan mutu dan kesehatan ternak, ujarnya. “Hewan kurban yang dijual di kandang dilengkapi dengan SKKH yang menjamin kesehatan hewan. Jadi jangan beli hewan kurban yang tidak dilengkapi SKKH,” kata Lili

Dikatakannya, SKKH peternakan merupakan salah satu bentuk jaminan kualitas dan kesehatan ternak. “Korban yang dijual di kandang dilengkapi dengan SKKH dan dijamin sehat. Oleh karena itu, jangan membeli hewan kurban tanpa SKKH.”

Dia menjelaskan, selain di lapak milik pedagang ternak, hingga tingkat petani dan peternak kecil pun kini dilengkapi oleh SKKH. “Petani juga sudah dipantau dan telah dikeluarkan SKKH bagi mereka sebab kali ini memang cukup berbeda dari tahun lalu sebelum ada PMK, karena semua ternak saat ini diawasi dan dikarantina untuk mendeteksi dan mencegah tertular PMK,” ucapnya.

Selanjutnya, adanya SKKH ternak juga bertujuan untuk mengawasi lalulintas ternak agar persebaran PMK tidak semakin meluas. “Diimbau untuk para calon pembeli yang akan membeli hewan kurban benar-benar memperhatikan syarat hewan kurban yang sudah ditentukan,” ujar dia.

Selanjutnya, adanya SKKH ternak juga bertujuan untuk mengawasi lalulintas ternak agar persebaran PMK tidak semakin meluas. “Diimbau untuk para calon pembeli yang akan membeli hewan kurban benar-benar memperhatikan syarat hewan kurban yang sudah ditentukan,” ujar dia. (***)

BeritaTerkait

Discussion about this post