Diaz Hendropriyono Dianggap Rendahkan Pesantren oleh PKS

LIDIK.ID , Jakarta – Postingan terkait video para santri yang menurup telinga saat pemutaran musik di tempat vaksinasi, yang diunggah oleh Diaz Hendropriyono menuai kritik dari Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera. Kamis, (16/09).

Melalui akun Twitter pribadinya @MardaniAliSera, Mardani menyuarakan kritik tersebut, Rabu (15/09) kemarin.

“Pernyataan apalagi dr orang di lingkaran Pak @jokowi yg terkesan merendahkan pesantren (santri) adalah tindakan yg tidak bisa dibenarkan. Pesantren merupakan tempat menuntut ilmu & menguatkan iman. Banyak sekali sumbangsih pesantren bagi pembangunan bangsa,” tulisnya dengan menanggapi berita terkait postingan Diaz.

Diketahui Diaz Hendropriyono adalah seorang Staff Khusus Presiden RI, oleh karena itu Mardani menyebut Diaz dengan orang di lingkaran Presiden Jokowi.

Mardani juga menjelaskan terkait budaya pesantren Indonesia yang berbeda dengan Negara lain. Ia juga meminta umat Islam untuk tidak terprovokasi dengan postingan tersebut.

“Jangan bandingkan budaya pesantren kita dengan yang ada di negara lain. Para ulama sudah membuat budaya pesantren kita sangat lokal. Umat Islam jangan terprovokasi dengan pernyataan yang menyudutkan pesantren. Cukup buktikan dengan prestasi,” lanjutnya.

Mardani juga menilai para santri menunjukkan sikap toleransinya dengan menutup telinga, bukan malah mematikan musik tersebut.

“Kita dapat belajar tentang toleransi dari Para hufadzh walau masih anak2 sangat mengerti adab, tidak asal mematikan musik yg oranglain putar. Semoga Allah berkahi Indonesia dengan penghafal Quran yg selalu menjaga hafalannya,” tulisnya pada hari ini, Kamis (16/09).

Sebelumnya, Diaz memang memposting sebuah video yang memperlihatkan beberapa santri tengah menutup telinga saat mengantri vaksinasi. Hal tersebut lantaran ada musik yang diputar di lokasi vaksinasi tersebut.

Pada akhir video yang diposting Diaz, juga memperlihatkan sejumlah orang muslim mengenakan sorban tengah asyik berjoget sambil menikmati musik.

“Kasian, dari kecil sudah diberikan pendidikan yang salah. There’s nothing wrong to have a bit of fun!!,” tulis Diaz dalam kutipan postingannya.

Hal tersebut menuai kritik pedas dari banyak Netizen, hingga menyarankan Diaz untuk menghapus postingannya tersebut dan lebih toleransi kepada agama.

(MYG)

Discussion about this post