Diduga Terobsesi Dengan Film, Remaja Korban Pemerkosaan Ini Bunuh Seorang Bocah

LIDIK.ID, JAKARTA – Seorang remaja berinisial NF (15) melakukan pembunuhan terhadap bocah berinisial AP (5).  Bahkan dalam penyelidikan, NF diketahui terobsesi dengan film Child’s Play. Film yang populer pada 1988 itu menceritakan boneka pembunuh Chucky. NF juga diduga membunuh AP dengan meniru adegan-adegan di film itu. Pelaku mengaku puas setelah melakukan aksinya itu.

Setelah diselidiki ternyata NF merupakan korban kekerasan seksual dimana pelaku pelecehan adalah orang terdekat. Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial, Harry Hikmat, saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat, 15 Mei 2020, mengatakan pelaku pelecehan adalah dua paman NF ang berinisial F dan R, serta kekasihnya berinisial A.
“Dua pamannya berinisial F dan R serta pacarnya berinisial A,” katanya.

Baca Lainnya

Ketiga pelaku kini telah ditetapkan sebagai tersangka. Kini mereka ditahan polisi untuk menunggu proses peradilan.

“Pamannya F dan R ditahan di Polres Jakarta Pusat, pacarnya A ditahan di Polda Metro Jaya,” ujar Harry.

Pemerkosaan itu terjadi sebelum peristiwa pembunuhan. NF diduga membunuh bocah 5 tahun untuk melampiaskan kekesalan setelah menjadi korban pemerkosaan. Dalam kasus ini akan ada pertimbangan dalam pengadilan.

“Kalau seperti itu turut dipertimbangan dalam pengadilan. Misalnya mengurangi hukuman dengan pemberian hukuman kepada pelaku pemerkosaan,” ujar Harry.

Saat ini, NF yang tengah mengandung sekitar 14 minggu tengah berada di Balai Rehabilitasi Sosial Anak yang Membutuhkan Perlindungan Khusus Handayani Jakarta. Dia mendapatkan layanan rehabilitasi sosial sambil menunggu proses peradilan.

Nantinya, NF disidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Meski penegakan hukum dijalankan, hak dan kewajiban NF sebagai anak tetap dipenuhi.
Selain itu, NF juga membunuh teman mainnya, AP, di kediamannya di Sawah Besar, Jakarta Pusat, pukul 16.00 WIB, Kamis, 5 Maret 2020. Dia menyerahkan diri kepada polisi, Jumat, 6 Maret 2020. Akibat perbuatannya, NF ditetapkan sebagai tersangka. Dia dijerat Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Untuk kasus pembunuhan anak di bawah umur, ada asas di situ Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2002 ada putusan setengah dari hukuman orang dewasa,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Komisaris Besar (Kombes) Yusri Yunus, Rabu, 11 Maret 2020.

BeritaTerkait

Discussion about this post