DPP MOI Silahturahmi Ke MOI LAMPUNG

LIDIK.ID , Bandar Lampung – Ketua harian Perkumpulan perusahaan Media Online Indonesia (MOI) Siruaya Utamawan silahturahmi ke DPW MOI Lampung untuk menyampaikan beberapa program DPP MOI baik jangka pendek maupun jangka panjang. (05/07).

Dalam pertemuan yang digelar di Hotel Horisan Lampung pada hari Sabtu, 04 Juli 2020, Siruaya mengucapkan Selamat kepada Ketua DPW MOI Sudipto atas terpilihnya secara aklamasih pada 1 Juli 2020 lalu. Siruaya berharap dengan hadirnya MOI di Lampung dapat membawa angin segar bagi pemilik perusahaan Media yang ada di Lampung khususnya yang tergabung di MOI.

Baca Lainnya

Saat ini yang telah terbentuk MOI di Lampung ada tiga DPC. Pertama DPC MOI Meusi Ketua Heri Purwnto. Kedua MOI Lampung Utara Ketua Rizal dan ke tiga MOI DPC Tanggamus Zahiri, untuk MOI-MOI Kabupaten lainnya saya serahkan kepada pengurus MOI Lampung.

Siruaya juga menyerahkan SK kepengurusan MOI DPC Tanggamus secara langsung disaksikan oleh Ketua MOI Lampung Sudipto didampingi Wakil Ketua Alpiansyah, Sekretaris M. Al-Kausar dan Bidang usaha Zidhan Thobi di Hotel Horison Lampung Sabtu (4/7) sekitar pukul 18.30 WIB.

Sedangkan menurut Ketua MOI Lampung terpilih Sudipto, dalam pertemuan tersebut menyampaikan juga beberapa program MOI Lampung, diantara nya Konsolidasi organisasi ke Kabupaten Kota se-Lampung. Untuk mebentuk DPC-DPC yang belum terbentuk, setelah itu di agendakan pelantikan secara bersama-sama pengurus DPW dan DPC.

MOI Lampung akan menertibkan badan hukum bagi perusahaan media online yang tergabung dalam MOI Lampung. Karena untuk persyaratan kerjasama dengan Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota maupun perusahaan swasta lainnya harus lengkap.

Media Online yang tergabung di MOI Lampung harus terdaftar di Dewan Pers, segala persyaratan nya kita lengkapi dan dibantu oleh MOI Lampung untuk menuju ke Dewan Pers. Sebenarnya tidak sulit untuk terdaftar di Dewan Pers asal Perusahaan Media tersebut lengkap persyaratannya.

“Untuk Uji Kopetensi (UKW) para wartawan di wajibkan, karena untuk menjadi penulis yang baik dan benar harus kopeten. Sekarang beberapa organisasi sudah bisa melaksanakan UKW, “pungkas Dipto.

BeritaTerkait

Discussion about this post