Dua Karyawan Sampoerna Positive Covid-19 Meninggal, Apakah Produk Aman?

LIDIK.ID, JAKARTA – Kabar yang menghebohkan datang dari PT HM Sampoerna Surabaya, dimana dua karyawan meninggal dunia dinyatakan positif Covid-19.

Setelah adanya dua karyawan positif Covid-19, sebanyak 323 orang karyawan menjalani rapid test dan yang sudah terdeteksi reaktif ada sebanyak 100 orang.

Baca Lainnya

Kejadian ini membuat masyarakat bertanya bagaimana dengan produk rokok Sampoerna yang sudah diproduksi? Apakah aman dari Covid-19?

Berikut penjelasan dari pihak manajemen pabrik Sampoerna Surabaya.

Pabrik Sampoerna Surabaya sudah menghentikan sementara kegiatan produksi di pabrik Rungkut 2 sejak 24 April 2020. Penghentian sementara tersebut dilakukan untuk melaksanakan pembersihan dan sanitasi secara menyeluruh.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur PT HM Sampoerna Tbk, Elvira Lianita dalam sebuah rilis.

“Penghentian sementara ini bertujuan agar kami dapat melaksanakan pembersihan dan sanitasi secara menyeluruh di area pabrik Rungkut 2 guna menghentikan tingkat penyebaran virus COVID-19 yang saat ini telah berdampak pada beberapa karyawan kami di lokasi tersebut,” jelasnya.

Tak hanya itu Sampoerna juga melakukan karantina produk selama 5 hari sebelum produk tersebut didistribusikan. Hal ini dilakukan sesuai dengan anjuran dari European Centre for Disease Prevention and Control (European CDC) dan World Health Organization (WHO). Pihaknya juga penyemprotan disinfektan dilakukan di seluruh fasilitas pabrik.

Karantina produk tersebut dua hari lebih lama dari batas atas stabilitas lingkungan Covid-19 yang disarankan oleh European Centre for Disease Prevention and Control (European CDC) dan World Health Organization (WHO).

Sesuai ketentuan tersebut COVID-19 dapat bertahan selama 72 jam pada permukaan plastik dan stainless steel, kurang dari 4 jam pada tembaga dan kurang dari 24 jam pada kardus.

Selain itu, karyawan juga diminta untuk melakukan karantina mandiri dan melakukan tes Covid-19 di rumah sakit setempat. Hal ini dilakukan seperti protokol yang dianjurkan pemerintah. Elvira pun mengatakan prioritasnya saat ini adalah memastikan keselamatan dan kesehatan para karyawan.

“Prioritas kami saat ini adalah memastikan keselamatan dan kesehatan para karyawan kami dengan menerapkan protokol kesehatan seperti anjuran pemerintah, serta terus berkoordinasi dengan Pemerintah dan Gugus Tugas di tingkat Kota dan Provinsi untuk mencegah penyebaran,” tegasnya.

Pihak manajemen Sampoerna juga memastikan tetap memberikan gaji kepada karyawan. Selain mematuhi semua peraturan yang berlaku dan menjalankan protokol kesehatan, Sampoerna memastikan bahwa kualitas produk merupakan prioritas perusahaan.

Tak hanya itu pengamanan yang dan tindakan yang dilajujan PT HM Sampoerna Surabaya, bahkan kini akses ke fasilitas produk juga dibatasi.

BeritaTerkait

Discussion about this post