Gubenur Lampung Serahkan Kartu Prakerja ke 50 Mantan Narapidana

LIDIK.ID, BANDAR LAMPUNG – Setelah pengumuman gelombang satu program Kartu Prakerja keluar, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi secara simbolis menyerahkan bukti calon penerima Kartu Prakerja program asimilasi dan integrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM). Kegiatan ini dilakukan di Aula Kantor Wilayah Kemenkum HAM Lampung, Jumat, 17 April 2020.

Fasilitas yang diterima dari penerima Kartu Prakerja yakni uang sebesar Rp600.000/bulan selama 4 bulan dan pelatihan kerja berikut dengan uang pelatihan. Program ini harapannya untuk menciptakan SDM yang berkualitas dan memiliki keterampilan serta berdaya saing tinggi. Kemudian juga bisa digunakan secara efektif dan produktif.

Baca Lainnya

Pada gelombang pertama ini, sebanyak 50 mantan narapidana juga menerima Kartu Prakerja dari program pemerintah pusat tersebut. Program ini merupakan yang pertama kali di Indonesia diinisiasi Gubernur Arinal.

“Saya bersama Kanwil Kemenkum HAM menginisiasi agar mereka yang sudah kembali bersama dengan keluarganya bisa mendapatkan bantuan Kartu Prakerja,” kata Gubernur Arinal.

Arinal berharap bagi narapidana yang mendapatkan asimilasi dan integrasi, agar dapat memanfaatkan program Kartu Prakerja dan melakukan perilaku hidup bersih dan sehat, melakukan self monitoring (memantau diri sendiri), self isolation (karantina mandiri jika sakit), dan social distancing dengan jaga jarak, hindari kerumunan, dan sebisa mungkin berdiam diri di rumah,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenkum HAM Lampung Nofli mengatakan untuk wilayah Lampung, sejak 1 April 2020 sampai dengan saat ini telah dikeluarkan 1.646 narapidana dan anak untuk melaksanakan asimilasi dan integrasi.

Nofli mengatakan kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 10 Tahun 2020 tentang Syarat Pemberian Asimilasi Dan Hak Integrasi Bagi Narapidana dan Anak Dalam Rangka Pencegahan Dan Penanggulangan Penyebaran Covid-19.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung Lukmansyah mengatakan fasilitas yang akan diberikan pada program Kartu Prakerja yakni pelatihan secara online. Pelatihan ini diberikan insentif selama 4 bulan.

Setelah masa pelatihan, peserta akan mendapatkan pekerjaan. Untuk pelatihannya sendiri tergantung minat masing-masing. Ia menyebutkan ada beberapa skema bagi seseorang untuk mendapatkan Kartu Prakerja.

“Para mantan narapidana ini akan kita masukan kedalam skema pencari kerja. Penerima Kartu Prakerja setelah terverifikasi oleh pusat, kita hanya pengajuan,” ujar Lukmansyah.

Nofli juga menyampaikan, samping narapidana yang mendapat asimilasi dan integrasi karena pencegahan dan penanggulangan Covid-19, terdapat juga 3.220 orang Klien Balai Pemasyarakatan (Narapidana yang mendapatkan program PB,CB,CMB sebelum adanya Covid-19).

Ia berharap yang mendapatkan program PB,CB,CMB ini juga bisa mendapatkan Program pemberian Kartu Prakerja kedepannya.

Di Wilayah Lampung, dari tanggal 1 April sampai dengan saat ini telah dikeluarkan narapidana dan Anak  untuk melaksanakan Asimilasi dan Integrasi sebanyak 1646 Orang, dengan rincian :

  1. Jumlah Asimilasi Dewasa : 1550 Orang
  2. Jumlah Asimilasi Anak : 64 Orang
  3. Jumlah Integrasi Dewasa : 32 Orang

BeritaTerkait

Discussion about this post