Jumat, 23 Februari 2024

Gus Samsudin Sempat Cekcok dengan Pesulap Merah Sebelum Ditolak Warga

LIDIK.ID , Jakarta – Ahli spiritual Gus Samsudin sempat terlibat cekcok dengan salah seorang Youtuber ‘Pesulap Merah’ sebelum padepokan miliknya ditolak warga karena dianggap melakukan penipuan. Selasa, (2/8/2022).

Dalam video yang diunggah oleh akun Youtube Marcel Radhival selaku sang Pesulap Merah, terlihat bahwa ia beberapa kali berseteru dengan Gus Samsudin. Beberapa videonya kerap mematahkan aksi gaib dari sang ahli spiritual.

Baca Lainnya

Dalam salah satu videonya, Marcel mengatakan pengobatan yang dilakukan Gus Samsudin hanya sekadar penipuan dan tidak boleh dipercaya. Menurutnya, Gus Samsudin selama ini telah membohongi pasiennya dengan menggunakan trik palsu.

“Jadi katanya ini adalah pembersihan dari santet lah terus penarikan guna-guna dan sebagainya padahal cuma trik receh,” kata Marcel dikutip dari akun Youtubenya, Senin (1/8).

Marcel lalu mengungkap sejumlah trik palsu yang dilakukan oleh Gus Samsudin. Beberapa di antaranya yaitu batu getar, batu nyala, hingga kelapa isi paku. Trik-trik itu pun telah dibongkar melalui beberapa video yang diklaim sebagai pembuktian.

“Terus ada lagi yang bakar tisu tanpa api di video yang ini (menunjukkan salah satu video pembuktian). Nah ini udah detail banget (saya menjelaskan) bagaimana triknya, bagaimana cara mengemasnya, dan sebagainya agar masyarakat Indonesia enggak dibodoh-bodohi lagi,” ujarnya.

Dalam video yang sama, Marcel juga memperlihatkan kala dirinya mendatangi tempat praktik Gus Samsudin di Blitar. Ia menyebut kedatangannya ke Blitar untuk membuktikan praktik yang dilakukan sang ahli spiritual. Ia ingin mengetahui apakah praktik Gus Samsudin benar menggunakan gaib atau hanya sekadar tipuan.

Namun, setibanya di lokasi, Marcel tak disambut oleh pihak Gus Samsudin. Kuasa hukum Gus Samsudin justru melarang Marcel menemui kliennya.

“Karena di video itu sudah menjelek-jelekan, ada niat buruk, maka tidak saya ijinkan. Karena hanya penasaran,” ujar Supriarno selaku kuasa hukum Gus Udin.

Tim kreatif Marcel dan Supriarno pun berujung cekcok. Warga di sekitar mulai mengerubung hingga akhirnya Marcel dibawa keluar oleh Kepala Desa setempat.

Diberitakan sebelumnya, padepokan Gus Samsudin di Desa Rejowinangun, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, Jawa Timur didemo warga karena dianggap melakukan praktik penipuan.

Warga mendesak padepokan ditutup karena diduga menipu dengan modus pengobatan atau rukiyah.

Meski begitu, Gus Samsudin menolak tuntutan warga agar padepokannya ditutup. Menurut dia, tempat praktiknya telah berizin dan dirinya pun tidak pernah merugikan pihak manapun.

“Kalau saya tidak melanggar hukum, saya tidak akan melakukan apapun yang bertentangan dengan hukum. Saya akan berpijak dengan kaki saya sendiri,” kata Gus Samsudin mengutip detikcom. ***

BeritaTerkait

Discussion about this post