Jumat, 23 Februari 2024

Ilmuwan Sebut Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 Sedang Meningkat di Dunia

LIDIK.ID, Jakarta – Direktur lulusan Universitas YARSI Tjandra Yoga Aditama mengatakan bahwa ada tiga sub-varian Omicron yang sedang naik daun di seluruh dunia. Rinciannya, omicron BA.2.12.1, BA.5 dan BA.

Dari tiga subvariabel, BA.2.12.1 adalah yang paling umum. Data sementara, 53 negara telah melaporkan BA.2.12.1 dan diduga berada di balik peningkatan kasus Covid19.

Baca Lainnya

“Sementara itu, subvarian BA.5 ditemukan di 47 negara dan BA.4 dideteksi di 42 negara. Jadi lebih sedikit dari BA.2.12.1,” kata Tjandra kepada merdeka.com, Senin (13/6).

Menurut Tjandra, ketiga sub-varian Omicron ini mengalami mutasi pada spike L52R. Ada dua efek dari mutasi spike L52R. Pertama, meningkatnya risiko penularan. Kedua, dapat menyebabkan kebocoran sistem kekebalan tubuh.

“Immune escape antara lain ditandai dengan masih tetap dapat tertular walaupun sudah divaksinasi lengkap,” jelasnya.

Kabar baiknya, mantan Direktur Penyakit Menular untuk Asia Tenggara WHO itu mengatakan, sejauh ini belum ada bukti ilmiah bahwa 3 produk sampingan Omicron menyebabkan penyakit serius.

“Padahal penyebarannya lebih mudah,” katanya. kasus diferensial Omicron BA. dan BA.5 telah terdeteksi di Indonesia. Sejauh ini sudah ada delapan kasus yang tercatat. Empat di antaranya ditemukan di Bali, satu lagi di DKI Jakarta.

BeritaTerkait

Discussion about this post