Jumlah pasien positif terinfeksi virus corona (Covid-19) di Lampung bertambah menjadi dua orang.

LIDIK.ID , Bandarlampung – Jumlah pasien positif terinfeksi virus corona (Covid-19) di Lampung bertambah menjadi dua orang.

Begitu juga dengan pasien dalam pengawasan (PDP) dari sebelumnya 11 orang, maka Kamis (26/3/2020), data di Dinas Kesehatan Lampung, jumlah PDP bertambah menjadi 15 orang. Juga ODP mengalami peningkatan cukup banyak dari 154 orang menjadi 294 orang.

Baca Lainnya

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Dr. dr. Hj. Reihana, MKes, di kantor Gubernur Lampung, Kamis (26/3), menjelaskan, telah mendapatkan telepon dari Kementerian Kesehatan bahwa satu sample swab PDP di Lampung positif. Sehingga pasien positif terpapar virus Covid – 19, menjadi dua orang.

“Yang ingin saya sampaikan situasi terkini, bahwa pasien positif tambah satu orang. Ini walaupun belum diumumkan tapi saya sudah ditelepon dari Kemenkes. Sekarang pasien ini sudah diisolasi sesuai penanganan standar Covid-19. Pasien seorang laki-laki 35 tahun,” kata Reihana, juga Ketua Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid-19 Provinsi Lampung ini.

Saat ini kata Reihana, keduanya baik pasien positif 01 laki-laki berusia 62 tahun dan pasien 02 Laki-laki 35 tahun, berada dalam penanganan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Lampung. Untuk pasien 01 saat ini kondisinya stabil. Namun pasien 02 sedikit penurunan.

Atas musibah Covid – 19, Reihana memohon doa masyarakat Lampung dan meminta masyarakat mengikuti anjuran pemerintah untuk tetap di rumah saja.

Meningkat, PDP 15 Orang dan ODP 294 Orang

Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) Corona Virus Provinsi (Covid-19) di Provinsi Lampung mengalami peningkatan. Jika sehari sebelumnya Rabu (25/3/2020), jumlah PDP sebanyak 11 orang, maka Kamis (26/3/2020), data di Dinas Kesehatan Lampung, jumlah PDP bertambah menjadi 15 orang.

Selain PDP yang meningkat, jumlah orang dalam pantauan (ODP) juga mengalami peningkatan cukup banyak dari 154 orang menjadi 294 orang. Sedangkan yang positif Covid-19 masih satu orang.

BeritaTerkait

Discussion about this post