Jumat, 23 Februari 2024

Kades Setempat Resmi Menutup Padepokan Gus Samsudin, Usai Triknya Dibongkar Pesulap Merah

LIDIK.ID , Jawa Timur – Usai Pesulap Merah ramai membahas mengenai teknik dukun yang dilakukan oleh Gus Samsudin, kini Padepokan Nur Dzat Sejati telah resmi ditutup oleh warga. Hal itu diketahui dari video yang viral di Instagram pada Minggu (31/7/2022) kemarin.

Dalam video itu Pak Lurah setempat melakukan orasi di depan warga desa mengenai upaya penutupan Padepokan Nur Dzat Sejati.

Baca Lainnya

Dia mengatakan, penutupan Padepokan Nur Dzat Sejati dilakukan karena mempertimbangkan banyak hal termasuk kenyamanan juga ketertiban warga.

“Mempertimbangkan segala hal. Salah satunya adalah kenyamanan, ketertiban, kemudian marwah desa kita, dan berdasarkan semuanya. Mari kita tabayun, untuk padepokan kita nyatakan ditutup,” terang pak lurah.

https://www.instagram.com/reel/CgrHhVjBFSI/?igshid=YmMyMTA2M2Y=

Sebelum Padepokan Nur Dzat Sejati milik Gus Samsudin di Desa Rejowinangun, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, ditutup oleh warga. Keresahan sudah dialami warga setempat setelah kedatangan Marcel Radhival atau Pesulap Merah yang sebelumnya menantang Gus Samsudin. Warga resah gesekan keduanya mengganggu ketentraman desa.

Kepala Desa Rejowinangan Bhagas Wigasto mengaku bahwa sebenarnya dia menerima informasi rencana kehadiran Pesulap Merah ke Padepokan Samsudin sejak Rabu pekan lalu dari salah Ketua RT setempat. Dia kemudian berdiskusi dan meminta Ketua RTnya untuk menghimpun informasi lebih rinci untuk memetakan potensi adanya gesekan. “Kira-kira ada potensi masalah enggak?,” katanya dihubungi wartawan, Senin, 1 Agustus 2022.

Gambaran awal, Pesulap Merah dan Samsudin hanya berhubungan dengan konten akun YouTube keduanya. “Pada hari Sabtu (30 Juli 2022), kami terima informasi bahwa mereka (Pesulap Merah dan tim) mulai hadir di Blitar. Salah satu warga saya merupakan bagian daripada tim dari atau dibawa oleh Marcel (Pesulap Merah) katanya itu kolaborasi di YouTube,” ujar Baghas.

Cuma, lanjut dia, diterima informasi juga ada orang berinisial N juga ikut dengan tim Pesulap Merah. N sebelumnya pernah bergabung dengan Samsudin tapi keluar karena berseteru. N juga hadir dengan menggunakan atribut paramiliter sebuah organisasi masyarakat tertentu. Baghas akhirnya mendatangi padepokan Samsudin sebagai antisipasi konflik karena salah satu yang datang adalah pihak yang pernah bersitegang dengan padepokan.

Pesulap Merah dan tim akhirnya datang, tapi hanya sampai di jalan sisi selatan padepokan. Pengacara Samsudin menghampiri Pesulap Merah dan terjadi keributan. Baghas kemudian datang setelah menerima informasi itu. N yang memakai atribut paramiliter salah satu ormas juga ikut bersitegang. Melihat itu, Baghas turun tangan dan menuju padepokan. ***

BeritaTerkait

Discussion about this post