Kapolda Jatim : Kami Siap Membantu Mengamankan Aset Milik PTPN X

LIDIK.ID , Jawa Timur – Irjen Pol Dr. Mohammad Fadil Imran, M.S,i bersama Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim serta didampingi oleh Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menerima Audiensi dengan PT. Perkebunan Nusantara (PTPN) Jawa Timur di Gedung Tribrata lantai 2 Mapolda Jatim. Selasa (03/11)

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol M. Fadil Imran mengatakan, bahwa pihaknya adalah sebagai pengayom masyarakat. Siap untuk membantu, dan jika ada yang perlu diamankan terkait aset milik PTPN, Kami Polri (Polda Jatim) siap untuk pengamanan. Aset milik PTPN ini perlu dijaga jangan sampai ada yang mengatasnamakan masyarakat, namun ada oknum – oknum yang tidak bertanggung jawab. Namun intinya kami siap untuk membantu, jika perlu dilakukan patroli rutin, penyelidikan mungkin soal masalah aset, kita bisa kerjasama.

Baca Lainnya

“Kami siap membantu siapa saja yang memang perlu mendapatkan pengamanan dari Polri (Polda Jatim). Dan nantinya kita siap untuk membantu. Seperti pengamanan aset-aset yang memang untuk kepentingan masyarakat umum,” ucap Irjen Pol M. Fadil Imran.

Sementara itu, Aris Toharisman sebagai Direktur PTPN menyebutkan, Kedatangan kami kesini untuk Silaturahim dengan Kapolda Jawa Timur, selain itu juga meminta bantuan kepada Kapolda Jatim, untuk pengamanan aset dari PTPN yang ada di wilayah Jawa Timur. Karena di beberapa wilayah, lahan – lahan kami banyak yang dikuasai oleh orang – orang tidak bertanggung jawab.

“Kedatangan kami menghadap Pak Kapolda Jatim ini untuk Silaturahimi, dan meminta bantuan Kapolda untuk pengamanan lahan milik PTPN yang berada di wilayah jatim”. ujarnya

Seperti contoh di daerah Jenggawa di wilayah Jember, itu milik PTPN seluas 3000 Hektare. Lahan itu untuk tembakau, dan saat itu ada perjanjian dengan masyarakat yang tidak bisa dialihkan ke orang lain. Sebenarnya, lahan disana itu lahan yang sangat baik dan bagus untuk menanam tembakau. Dulu kami sering mengekspor daun cerutu ke Eropa, namun saat ini sudah tidak bisa kita tanami tembakau. Sehingga, kami ini akhirnya menyewa lahan milik kami sendiri.

“Selain itu lahan lahan milik PTPN di seluruh Jatim ini dikuasai oleh orang – orang yang tidak bertanggung jawab. Sehingga kami kesulitan untuk mendapatkan lahan kami sendiri”. pungkasnya.

 

(RIZ)

BeritaTerkait

Discussion about this post