Keluarga Bongkar Makam Bocah yang Ditemukan Tewas di Bawah Jembatan Karang, Curiga Korban Tak Jatuh Sendiri

LIDIK.ID , Palembang – Pihak keluarga bocah bernama Madon (14) yang ditemukan meninggal di bawah Jembatan Karang, Palembang, Sumatera Selatan memutuskan untuk membongkar makam jenazah korban hari ini. Senin, (25/10).

Pembongkaran makam madon di TPU Puncak Sekuning telah dilakukan oleh keluarga sejakpukul 07.30 WIB. Madon sendiri ditemukan sebelumnya dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi telungkup di bawah Jembatan Karang pada 11 Oktober 2021 lalu.

Saat itu, Madon berangkat keluar rumah dengan membawa sejumlah uang Rp 6.000 yang dikira oleh kakak korban, Sukri (17), adiknya itu ingin pergi membeli makan.

Uang senilai Rp 6.000 itu juga ditemukan di lokasi kejadian, dan di sinilah pihak keluarga mulai mencurigai ada penyebab lain atas kematian Madon, pasalnya uang tersebut ditemukan jauh dari mayat korban. Selain itu, ada juga bekar pelintiran di tangan Madon.

.”Ada kejanggalan pada kejadian yang kami temukan. Ada beberapa yang aneh, di antaranya uang yang dipegang oleh Madon ditemukan jauh dari mayatnya sekitar 500 meter,” ujar Sadiah (43) kakak sepupu korban , dikutip dari Tribun.

Menurut keluarga, harusnya uang tersebut ditemukandi dekat mayat korban atau berada di gengaman tangannya.

Diketahu uang Rp 6.000 itu ditemukan dalam kondisi basah di atas sebuah pelampung di aliran sungai, sedangkan mayat Madon berada di dekat Jembatan Karang yang jaraknya ratusan meter dari sana.

“Tangan Madon posisinya seperti habisd dipelintir, jadi kami duga ada kekerasan sebelum dia jatuh,” lanjut Sadiah.

Pihak keluarga mengaku baru menyadari itu semua sekarang, karena saat kejadian mereka masih panik dan berduka.

Setelah dilakukannya pembongkaran, mayat Madon akan di autopsi oleh keluarga. Bila benar terbukti adanya kekerasan yang dialami korban sebelum meninggal, pihak keluarga mengatakan ingin meminta keadilan dan pelaku dapat dihukum seberat-beratnya.

(MYG)

Discussion about this post