Kembali dibuka, Jumlah Penumpang Kendaraan Pribadi di Bakauheni Melonjak

LIDIK.ID, KALIANDA – Sejak dibukanya kembali PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) cabang Bakauheni, hingga kini mencatat terjadi lonjakan yang tinggi pada penumpang kendaraan roda empat. Tak hanya itu, sepeda motor dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak juga naik sejak memasuki masa adaptasi tataan kehidupan baru atau New Normal pada Minggu, 7 Juni 2020.

Kenaikan jumlah tingkat penumpang ini dikonfrimasi oleh General Manajer PT ASDP cabang Bakauheni Capt. Solikin, melalui Humas PT ASDP cabang Bakauheni, Saifulahil Maslul Harahap.

Baca Lainnya

Dalam lansiran lampungpost, Saiful mengungkapkan bahwa sebelum berakhirnya larangan mudik 7 Juni lalu, rata-rata sebanyak 3.000 -3.500 unit kendaraan menyeberang ke Merak.  Lonjakan drastis terjadi setelah berakhirnya larangan mudik, kendaraan yang menyeberang ke Merak mencapai 5.000- 6.000 unit per hari.

“Saat mulai adaptasi kenormalan baru lintasan dari Pelabuhan Bakauheni menuju Merak naik 80 persen dibandingkan saat masa pelarangan mudik,” kata Saful , Senin, 15 Juni 2020.

Peningkatan arus penyeberangan ini terjadi dalam kasus kendaraan roda empat penumpang dan sepeda motor. Sebelumnya, dimana saat ada larangan mudik, jumlah kendaraan pribadi yang menyeberang ke Merak sekitar 500-700 unit perhari. Namun saat ini mencapai 1.000-1.300 unit perhari.

Sedangkan menurut Saiful untuk sepeda motor masih relatif stabil. Untuk kendaraan sepeda motor kisaran 150-400 unit per hari, namun sejak memasuki kenormalan baru rata rata 500-800 unit perhari.

“Sementara arus penyeberangan truk angkutan barang dan logistik relatif stabil rata rata 1.600-2.000 unit per hari,” jelas Saiful.

Meski telah memasuki masa kenormalan baru, ujar Saiful, ASDP tetap mengutamakan aspek kesehatan namun tanpa mengesampingkan aspek ekonomi untuk memutus penyebaran Covid-19. Diharapkan kedua aspek di masa kenormalan baru bisa  berjalan beriringan ditengah pandemi Covid 19.

Saiful juga mengungkapkan, ASDP juga menargetkan layanan penyeberangan berjalan normal, lancar, aman dan nyaman dengan didukung kesadaran penuh seluruh stakeholder. Terutama pengguna jasa dengan menerapkan protokol kesehatan pada masa New Normal ini.

BeritaTerkait

Discussion about this post