Kemenkes Minta Nakes Kembalikan Insentif yang Diterima Double

LIDIK.ID , Jakarta – Kementerian Kesehatan RI meluruskan pengembalian insentif tenaga kesehatan (nakes) adalah untuk yang menerimanya secara double atau ganda. Senin, (25/10).

Dilansir dari laman kemkes.go.id hal itu disampaikan oleh Sekretaris Badan PPSDM Kesehatan Kemenkes RI, dr. Trisa Wahyuni Putri.

“Pengembalian insentif tidak berlaku bagi semua Nakes, tapi khusus bagi mereka yang menerima dobel transfer dari Kementerian Kesehatan,” berikut keterangan dalam laman resmi Kemenkes tersebut.

Trisa juga menyampaikan, para Nakes tidak perlu khawatir hak insentif mereka akan tetap diproses dan dibayakan sesuai dengan ketentuan yang ada, yakni dalam KMK nomor HK.01.06/MENKES/4239/2021 tentang Pemberian Insentif dan Santunan Kematian bagi Tenaga Kesehtan yang Menangani Covid-19.

“Kami tegaskan lagi bahwa ini ditujukan kepada Nakes yang menerima dobel transfer. Artinya mendapatkan dobel pembayaran dan di bulan yang sama,” ujar Trisa dalam konferensi pers. Sabtu, (23/10).

Kementerian masih terus berkoordinasi terkait kelebihan pembayaran pada Nakes, dan diusahakan insentif akan diberikan dengan lebih cepat melalui perubahan sistem pembayaran tahun 2020 dan 2021.

“Proses pembayaran insentif semakin berjalan lancar dibandingkan dengan proses sebelumnya sehingga para Nakes dapat menerima insenfit secara lebih teratur,” lanjut Trisa.

Upaya perbaikan dilakukan bersama Kemenkes dan BPK untuk mengawal agar insentif Nakes berjalan dengan akuntabel dan transparan.

Pengembalian insentif yang double itu juga dapat dilakukan oleh Nakes dengan cara dicicil, sesuai dengan surat yang dibahas dalam rapat koordinasi Kemenkes dan pihak pengelola RS serta Puskesmas di 31 Provinsi pada pukul 08.00 WIB Jum’at, (22/10) lalu.

Surat tersebut tertanggal 21 Oktober 2021 dan telah diteken oleh Sekretars BPPSDM Kesehatan Kemenkes RI, Trisa Wahyuni Putri.

(MYG)

Discussion about this post