Kini Dihimpit 2 Wilayah Zona Merah COVID-19, Lampung Harus Apa?

LIDIK.ID, BANDAR LAMPUNG – Pandemi Corona COVID-19 terus menyebar dan meneror Tanah Air. Bahkan hingga kini, pada Sabtu 18 April 2020 terdapat 5.923 kasus pasien positif corona dengan penambahan kasus 407 sejak kemarin.

Penambahan kasus terus melonjak setiap harinya. Dari data yang didapatkan virus ini sudah merengut 520 orang Indonesia, sementara presentase kesembuhan hingga kini adalah 10.25% dari jumlah kasus. Tepatnya, 607 pasien dinyatakan smbuh dan 4.769 kasus dirawat.

Data-data ini didapatkan dari pemerintah dengan kerja sama seluruh tim penanganan COVID-19 yang berada di seluruh Indonesia. Beberapa kota masih berada di zona aman, namun tak sedikit kota yang telah menjadi zona merah.

Salah satu kota yang masih menjadi zona aman adalah Lampung. Hingga hari ini (18/4) kasus corona COVID-19 Lampung berjumlah 26 kasus dengan rincian 11 orang masih dirawat atau diisiolasi, 10 orang sembuh, dan 5 orang meninggal dunia.

Pasien yang kembali pulih terus bertambah di kota ini, namun yang harus diwaspadai adalah lokasi Lampung yang tengah dihimpit oleh kota-kota zona merah Corona COVID-19.

Kota yang menjadi lokasi penempatan pelabuhan Bakauheni ini berada di antara Provinsi Banten dan Sumetara Selatan.

Jauh dari kasus yang dimiliki Lampung, Provinsi Banten yang terletak dekat dengan Jakarta memiliki 311 kasus dan Sumatera memiliki 54 kasus.

Hal ini membuat Lampung benar-benar berada di tengah kota-kota zona merah, selain itu Lampung merupakan daerah strategis penyeberangan Sumatera-Jawa.

Lantas, apa yang harus dilakukan agar Lampung tetap menjadi zona aman dan terhindar dari bahaya zona merah?

Sejauh ini Dinas Kesehatan dan Pemerintah tak henti-hentinya menghimbau masyarakat untuk terus menjaga jarak meski Lampung terkategori zona aman corona Covid-19.

Menjaga kesehatan, kebersihan, menggunakan masker, dan selalu mencuci tangan merupakan aktivitas yang harus diterapkan.

Beberapa rumah makan di Lampung juga sudah mulai menyediakan tempat mencuci tangan sebelum masuk ke dalam restoran.

Gurbernur Lampung, Arinal, juga sudah terjun langsung ke lapangan untuk memastikan Bandara Radin Inten II dan Pelabuhan Bakauheni telah melakukan antipasi, Protab, dan Protokol pencegahan virus corona.

“Saya yakin Lampung akan terhindar dari wabah ini apabila kita secara bersama-sama mau bekerja, kita terus lakukan komunikasi,” kata Gubernur Lampung.

Oleh karena itu, kerja sama masyarakat dan pemerintah sangat diperlukan. Dengan saling mengingatkan dan tak meremehkan virus ini juga merupakan upaya menjaga Lampung menjadi daerah yang memiliki kasus corona terendah di Indonesia dan memutuskan penyebarannya.

 

Discussion about this post