Listrik Padam Menjelang Lebaran, PLN diprotes Warga Way Halim dan Sekitarnya

LIDIK.ID, BANDAR LAMPUNG – Hari raya Idul Fitri telah dekat, terhitung tinggal 3 hari sebelum hari kemenangan umat muslim tiba. Hari yang dinantikan sekali dalam setiap tahun. Meski d tengah Pandemi Corona, semangat hari raya tetap terasa dengan kegiatan keluarga di rumah seperti menghias rumah atau memasak hidangan khas hari raya. Namun hal ini sedikit memiliki kendala bagi masyarakat yang tinggal di Way Halim, Bandar Lampung dan sekitarnya.

Pasalnya, pemadaman listrik terus terjadi dan bergilir. Tak tanggung-tanggung, pemadaman ini terjadi hingga 11 jam. Hal ini membuat warga protes di kolom komentar yang tersedia di unggahan Instagram @plndislampung.

Baca Lainnya

Dalam unggahan tersebut, pihak PLN sudah menyampaikan permintaan maaf pada warga yang terkena dampak dari pemadaman listrik.

“Selamat malam kyay atu!
.
.
Fyi, sedang ada pekerjaan perbaikan jaringan yg mengalami gangguan, mhn maaf atas ketidaknyamanannya untuk pelanggan di sekitar perumnas Wayhalim dan sekitarnya,” tulisnya.

Dalam postingan ini, PLN dihujani protes para warga Way Halim dan sekitarnya akibat kegiatan mereka terganggu begitu lama.

“Masih bingung sih, perusahaan sebesar PLN loh.. BUMN? Gak punya back up plan apa ya kalo terjadi gangguan selama ini? 11 jam loh?” ucap pengguna instagram @inonuuu.

“Selamanya ya akan begini, selama ada huruf N nya di PLN, mau seperti apapun kinerja mereka, Kita tetep aja berusaha bayar tagihan tepat waktu, boro2 mau ngomong revolusi industri 4.0, Coba aja lo utak-atik gardu PLN, bisa jadi semaleman blackout..bayangin kalo ada beberapa penyedia listrik, pasti orang-orang akan milih yang paling jarang “mati lampu”.., tapi apakah warga +62 siap dengan tarif yang tentu akan lebih Mahal jika tidak di “BUMN” kan? #selamatsahur #nasidingin #vienettajadiescampur” ujar @bramnu.

“Sudah 10 jam loh kami gelap2an dan kepanasan
Yang punya anak kecil kasian
Yang bahan makanannya di lemari es rusak juga kasian pak
Mulai dari siapin buka puasa sampai berbuka kami gelap2an
Apakah sahur juga akan sama?
Yang kehabisan nasi dan gak bisa masak pasti ada
Yang handphonenya mati sedangkan menunggu kabar penting juga ada
10 jam pak… Berapa jam lagi listrik ini nyala?” keluah @cinthyaps20.

Namun juga ada yang membela pihak petugas teknisi PLN yang sudah bersusah payah memperbaiki gangguan yang terjadi pada jaringan listrik.

“dear hulun lampung sai wat dija, tim teknisi yg lagi benerin barang ini juga punya keluarga, pasti beliau beliau juga pengen cepet selesai untuk kumpul sama keluarganya dirumah,” tulis irfanrildons.

Selang beberapa jam dari unggahan tersebut, PLN kembali mengunggah dan memberitahukan masyarakat bahwa tim dan patugas pelayanan teknik masih dalam tahap penormalan jaringan di wilayah Way Halim dan selanjutnya proses pemasangan Unit Gardu Bergerak.

Selain itu, Managemen PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi juga kembali menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat.

Ucapan terimakasih disampaikan oleh masyarakat dalam kolom komentar tersebut, namun ternyata wilayah lain bergantian mengirimkan protes dan keluhan akibat listrik padam yang terjadi di rumah mereka.

“Buset yang wayhalim kelar yg dikorbanin kecamatan lainnya haduhhhh parah, sukarame sjni mati lampu dr td” komentar @renandarzk

Meski sudah dalam tahap perbaikan, warga masih khawatir jika listrik kembali padam dalam waktu yang cukup panjang. Bahkan salah satu warga mengatakan wilayahnya mengalami pemadaman sebanyak 3 kali.

Hingga saat ini belum diketahui pasti penyebab pemadaman listrik selain gangguan jaringan seperti yang dikatakan pihak PLN. Konfrimasi terkait hal ini masih dalam proses.

 

BeritaTerkait

Discussion about this post