Oknum Nakes yang Lakukan Pelecehan Verbal pada Ibu Hamil Minta Maaf

LIDIK.ID , Jakarta – Seorang ibu hamil dengan usia kandungan 9 bulan, harus mengalami peristiwa yang tidak menyenangkan saat detik-detik melahirkannya. Lantaran mendapat beberapa kalimat pedas, dari petugas tenaga kesehatan (nakes) di puskesmas tempatnya melakukan konsultasi. Kamis, (07/10).

Pihak saudara ibu hamil yang tidak terima atas perlakukan nakes tersebut, mengunggah ceritanya melalui akun Tiktok @stevfannywijjaya dan juga melaporkan ke Dinas Kesehatan DKI Jakarta.

Laporan tersebut sudah diterima oleh Dinkes dan masih dalam tahap proses. Pihak Dinkes juga sudah menelusuri terkait oknum nakes tersebut. Bahkan, jika terbukti benar sanksi akan diberikan kepada oknum tersebut.

“Aspek etik ini nantinya kami juga akan melibatkan organisasi profesi dalam hal pembinaan termasuk sanksinya sesuai dengan kaidah yang ada,” ujar Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinkes DKI Jakarta Purwadi, Rabu (06/10).

Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Emi Nurjasmi menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi terkait peristiwa tersebut. Dikatakan, bidan yang melakukan pelecehan verbal tersebut sudah meminta maaf.

“Kami sedang koordinasi dan infonya bidannya sudah minta maaf. Sekarang kami sedang koordinasi dengan Dinkes Jakarta Barat dan minta bukti permintaan maaf tersebut,” ujarnya , dikutip dari Liputan 6.

Adapun, pelecehan verbal yang dialami oleh ibu hamil tersebut dilakukan oleh 3-5 orang bidan yang menanganinya. Menurut saudara korban, pertanyaannya yang diajukan para nakes tersebut sangatlah tidak pantas. Terlebih kondisi korban sedang menahan sakit, karena ingin melahirkan.

“Keputihannya banyak banget,” ujar salah satu bidan tersebut.

“Ih jorse,” lanjut yang lain.

Pihak puskesmas juga menolak kartu BPJS korban, lantaran datang sendiri atau tidak didampingi oleh suaminya.

“Kalau tidak ada suami tidak bisa pakai BPJS, Kalau ada suami baru bisa pake BPJS,” ujar nakes tersebut.

Pihak keluarga korban semakin emosi, saat bidan menanyakan pertanyaan yang menurutnya sangat tidak pantas.

“Bidan tersebut bisa-bisanya menyerang saudara saya yang sedang mules-mules dan nangis-nangis merintis kesakitan dengan pertanyaan ‘sudah berhubungan sama berapa cowok Bu?’ pantas kah?!,” lanjut keterangan pada unggahan tersebut.

Netizen juga meramaikan unggahan tersebut, bahkan menyarankan untuk memecat oknum nakes yang melakukan pelecehan verbal, karena dianggap sudah sangat keterlaluan dan tidak etis.

(MYG)

Discussion about this post