Pelaku Penyiksaan Siswi SMP Telah Ditetapkan Sebagai Tersangka

Purworejo – Sebuah video yang menayangkan peristiwa tiga siswa pukul dan tendangi seorang siswi di dalam ruang kelas viral di media sosial. Lokasi yang berada di SMP Muhammadiyah Butuh, Purworejo,Jawa Tengah. Ketiga pelaku sudah dijadikan tersangka oleh Polres Purworejo.

Tampak dalam video berdurasi 29 detik itu, tiga siswa berseragam putih biru memukuli dan menendangi seorang siswi. Siswi tersebut terlihat duduk di kursinya dan terpojok tak berdaya. Sambil menundukkan kepalanya di meja, siswi itu terdengar menangis.

Setelah video tersebut viral, pihak polisi pun akhirnya turun untuk menangani kasus tersebut. Ketiga siswa yang aniaya siswi SMP itu kini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh petugas.

Ketiga tersangka masih di bawah umur yakni TP (16), DF (15), dan UH (15). Kini para tersangka masih diamankan di Mapolres Purworejo. Atas perbuatannya, para tersangka bakal dijerat pasal 80 UU Perlindungan Anak.

“Ya kita kenakan UU Perlindungan Anak pasal 80 hukumannya 3 tahun 6 bulan atau denda Rp 72 juta,”

Meski sudah menetapkan 3 orang tersangka, namun hingga kini kasus tersebut masih terus didalami. Sedikitnya 8 orang diperiksa.

Setelah melakukan penyidikan lebih dalam, akhirnya polisi berhasil mengungkap motif tersangka melakukan penganiayaan terhadap korban.

“Awalnya tersangka meminta uang terhadap korban, kemudian dilaporkan oleh korban kepada gurunya namun jumlah yang dilaporkan tidak sama. Jadi tersangka meminta uang Rp 2.000, namun korban melapor ke guru mengaku dimintai uang Rp 20.000,”

Selain memeriksa para saksi dan tersangka, polisi juga memeriksa kondisi korban. Dalam pemeriksaan tersebut, polisi menemukan luka lebam pada pinggang korban karena dianiaya para tersangka.

“Ada luka lebam di pinggang (korban) sebelah kanan tapi tidak mengganggu aktifitas,”

Sehari setelah kejadian tersebut, korban tak terlihat masuk sekolah. Namun absennya korban tidak diketahui secara pasti oleh pihak sekolah apakah karena trauma atau sebab lain.

Setelah ditetapkan sebagai tersangka dan terancam hukuman 3,5 tahun penjara, lalu bagaimanakah nasib para tersangka. Pihak sekolah sampai saat ini masih menunggu keputusan Pemkab Purworejo terkait nasib tiga orang siswanya tersebut.

Sumber: detik.com

Discussion about this post