Pembagian PTSL di Lampung Utara Berjalan Kondusif

LIDIK.ID , Lampung Utara – Kementrian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional ( ATR / BPN ) melakukan Pembagian Sertifikat PTSL ( Percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap ) dibeberapa kecamatan se kabupaten lampung utara, selasa ( 8 / 12 ).

wakil ketua tim PTSL ridho mengatakan pembagian PTSL ini sempat diundur karena wabah covid 19 , Pembagian di desa sidorahayu kec. Abung semuli ini menerapkan protokol kesehatan agar tidak ada claster baru covid 19.

Baca Lainnya

” ada 5 meja didalam ruangan ini agar tidak ada krumunan didalam ruangan, dan apabila ada yang diantar oleh keluargaya maka yang mengantar agar berpencar tidak berdekatan ( Social distancing ) ” kata ridho dalam sambutanya

Setidakya ada dua kecamatan yang dibagi dihari ini yaitu kec.abung semuli dan lainya ” Memang saat ini pembagian sertifikat bersama sama namun jadwalya berbeda beda, seperti hari ini ada dikecamatan lain juga dibagi tapi lupa kecamatan mana, ada yang kemarin, ada yang hari ini dan ada yang hari kamis” ujar wakil ketua tim PTS

Lebih lanjut Ridho menambahkan setidakya ada dua kecamatan yang dibagi dihari ini yaitu kec.abung semuli dan lainya, memang saat ini pembagian sertifikat bersama sama namun jadwalnya berbeda beda

” bahwa akhir desember sudah terbagi semuanya dan berpesan agar sertifikat ini setelah diterima dicek ulang apakah ada kesalahan bila ada maka hubungi pokmasya, sertifikat ketika sudah diterima maka dijaga baik baik jangan sampai terbakar, rusak, dimakan rayap, dan apabila ada transaksi jual beli yang baru diterima sertifikatya atau sebelumya segera urus balik namanya ” lanjutnya

Sedangkan POKMAS Desa Sidorahayu Winoto SHI bersyukur karena dari 511 bidang tanah yang didaftarkan 480 yang tercetak dan siap dibagikan hari ini

” alhamdulilah dilampung utara ini kita ( sidorahayu) terbanyak se kabupaten 480 sertifikat namun ada beberapa yang belum jadi ini karena ada beberapa kendala dintaraya sudah ada sertifikat ketika dicek bpn, Tanah HGU dengan GGF dan penyerahan berkas yang terlambat ” ujar winoto

Terimo warga dusun taman harapan mengungkapkan Rasa bahagia yang mendalam karena bertahun tahun akhirya tanah milik masjid memiliki sertifikat

” ngga nyangka kalau sertifikat ini jadi karena beberapa kali diundur karena covid ini melanda tapi dengan keyakinan tim pokmas yang kompeten akhirya diterima sertifikat, terimakasih untuk Pokmas dan Bpn ” ujarya

(IMM)

BeritaTerkait

Discussion about this post