Jumat, 23 Februari 2024

Pemerintah Dorong Masyarakat Lakukan Vaksin Booster, Presiden: mencari pesertanya itu yang kesulitan

LIDIK.ID , Jakarta – Pemerintah mendorong masyarakat untuk segera melakukan vaksinasi Covid-19 dosis ketiga atau booster. Hal ini disebabkan kasus harian Covid-19 di Indonesia yang sedang mengalami tren kenaikan dalam beberapa hari terakhir. Sabtu, (18/6/2022).

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, dalam hal ini berharap kenaikan kasus Covid-19 tidak terjadi dalam kurun waktu kedepan dengan mengantisipasinya melalui vaksinasi booster.

Baca Lainnya

“Kita berharap tidak ada kenaikan, tapi saya kira antisipasi kita sudah saya sampaikan juga sebulan, dua bulan yang lalu booster semuanya booster,” kata Jokowi dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (17/6/2022).

Pemerintah telah menyediakan vaksin booster dalam jumlah yang banyak, namun saat ini kesulitan untuk mencari peserta vaksin tersebut.

“Sekarang ini kita ingin melakukan booster mencari pesertanya itu yang kesulitan,” jelasnya.

Capaian vaksinasi
Berdasarkan data Satuan Tugas (Satgas) Penangan Covid-19 per Jumat (17/6/2022) baru 48,6 juta masyarakat yang sudah mendapatkan vaksinasi booster.

Sedangkan target sasaran vaksinasi secara nasional adalah 208,2 juta penduduk.

Untuk vaksinasi dosis pertama sudah mencapai 201 juta dan vaksinasi dosis kedua sudah 168,3 juta.

Presiden meminta masyarakat untuk segera melakukan vaksinasi booster, karena stok vaksin masih terdapat puluhan juta

Selain itu, masyarakat diperingatkan untuk tetap waspada terhadap subvarian Omicron BA.4 dan BA.5.

“Sejak awal meskipun belum naik, dulu kan saya sudah ngomong, enggak sekali, dua kali, tiga kali, waspada, waspada, waspada, baik oleh yang Omicron maupun yang BA.4, BA.5,” pungkasnya.

BeritaTerkait

Discussion about this post