Pemerintah Mulai Membuka Data ODP dan PDP Seluruh Indonesia

LIDIK.ID, JAKARTA – Semenjak Rapat Bebas yang diadakan bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Senin, 13 April 2020 kemarin. Isi rapat itu dimana Presiden meminta data Virus Corona (COVID-19) secara transparan termasuk ODP dan PDP.

Hal itu segera dilakukan oleh semua pihak yang terkait dan kini Pemerintah mulai membuka data jumlah orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) terkait virus corona (Covid-19) di seluruh Indonesia pada Selasa (14/4).

Dari data tersebut, diketahui jumlah ODP mencapai 139.137 orang.

“Saudara-saudara kita yang termasuk kategori ODP sampe saat ini 139.137 orang,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, dalam konferensi pers di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Semua orang yang masuk kriteria ODP diharapkan dapat mematuhi protokol kesehatan dengan mengisolasi diri selama 14 hari. Ini agar mereka tidak menularkan virus corona.

Karena bagaimanapun, potensi penularan sangat mungkin terjadi jika mereka tidak dirawat atau tidak segera melakukan isolasi diri atau karantina.

“Ini menjadi perhatian besar karena tidak menutup kemungkinan (orang) masuk dalam pemantauan tidak sakit, sakit ringan tapi dirasakan seakan tidak sakit, berpotensi menjadi sumber penularan,”

Sementara itu, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) sampai saat ini mencapai 10.482 orang. Dari jumlah tersebut, yang terkonfirmasi positif corona mencapai 4.839 melalui pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR).

Tak henti pula Yuri meminta masyarakat untuk tetap mematuhi jarak aman dalam berkomunikasi, yakni satu hingga dua meter, menggunakan masker jika terpaksa keluar rumah dan rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik.

Pasalnya, masih terdapat kasus positif yang tanpa gejala dan keluhan, dan masih berada di tengah masyarakat.

“Ini menjadi sumber penularan dan kedua masih ada masyarakat yang rentan tertular,” imbuh Yuri.

Lebih lanjut, Yuri mengatakan, hingga saat ini, sebanyak 33.678 spesimen sudah diperiksa dan ada 31.628 orang diperiksa terkait Covid-19. Hasilnya, sebanyak 4.839 kasus positif Covid-19 dan negatif sebanyak 26.789.

Hingga Rabu tanggal 15 April 2020 pukul 10:30 WIB, pasien kasus positif Covid-19 berjumlah 4.839 pasien. Rincian pasien tersebut adalah 3.954 pasien dirawat, 426 orang sembuh, sementara 459 orang meninggal dunia.

Discussion about this post