Pemerintah Sempat Optimis Karena Penurunan Kurva, Rekor Baru Kasus Covid-19 Justru Tercetak

LIDIK.ID, JAKARTA – Sebelumnya, Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19, Achmad Yurianto, mengatakan penambahan kasus positif Corona per harinya mulai melambat dan menunjukkan kurva yang mendatar. Ia berharap kurva penambahan kasus Corona di Indonesia segera menurun. Pernyataan ini sampaikan pada 7 Mei 2020.

Namun dalam catatan baru pada Sabtu, 9 Mei 2020 justru jumlah pasien yang positif terpapar virus corona (Covid-19) bertambah secara drastis hingga 533 kasus. Data ini adalah penambahan positif Covid-19 tertinggi dalam sehari sejak kasus pertama di Indonesia [ada 2 Maret 2020 silam.

Dalam kejadian ini, Juru Bicara Pemerintah Khusus untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mengatakan, dengan penambahan tersebut maka total pasien yang positif terpapar Covid-19 menjadi 13.645 orang dari hari sebelumnya yang tercatat 13.112 orang.

“Gambaran ini menjadi poin kita bisa lihat seberapa disiplin kita patuhi jaga jarak, tetap di rumah dan cuci tangan dan gunakan masker. Ini jadi ukuran dan cara kita kendalikan covid-19,” ujarnya Sabtu 9 Mei 2020.

Ia juga mengatakan bahwa penyebaran virus dapat ditekan apabila masyarakat bisa patuh dan diajak bekerjasama dengan baik.

“Respon pandemi ini akan lebih cepat manakala masyarakat mematuhi kebijakan tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), kebijakan untuk tidak keluar rumah, kebijakan menjaga jarak dan sebagainya,” katanya pada pers Graha BNPB yang dipantau di Jakarta, Sabtu.

Gambaran kurva juga merupakan gambaran dari kepatuhan masyarakat atas kebijakan yang dibuat oleh pemerintah. Oleh sebab itu, semakin banyak kasus yang tercetak, itu berarti masih banyak masyarakat yang tidak patuh dan menyepelekan kasus ini.

Dalam waktu perkembangan yang sama tercatat penambahan pasien sembuh sebanyak 113 orang, hal ini membuat total jumlah pasien sembuh menjadi 2.607 orang.

Sedangkan kasus kematian akibat virus Corona Covid-19 ini juga bertambah 19 orang. Kemaian yang bertambah membuat total masyarakat Indonesia yang meninggal akibat Corona menjadi 959 orang.

Discussion about this post