Presiden Amerika Janjikan Vaksin Covid-19 Akhir Tahun 2020

LIDIK,ID, WASHINGTON DC – Orang nomor satu di Amerika, Presiden Donald Trump, mengatakan bahwa Amerika Serikat akan memiliki vaksin virus corona pada akhir tahun ini. Hal itu dikatakan pada kampanyenya, Minggu 3 Mei 2020.

“Kami sangat yakin bahwa kami akan memiliki vaksin pada akhir tahun ini,” kata Trump dalam sebuah acara yang disiarkan Fox News, Minggu (3/5)

Baca Lainnya

Tak hanya itu, ia juga mengatakan akan mendorong pembukaan kembali sekolah dan universitas pada September mendatang. Dia ingin para siswa segera kembali ke bangku sekolah. Hingga saat ini sejumlah negara tengah berlomba secepat mungkin menemukan vaksin virus corona.

Produksi vaksin Covid-19 terus dipercepat oleh Amerika Serikat, seiring negara-negara lain yang ikut berlomba menangani wabah virus corona. Trump bersikeras dirinya tetap senang meski negara lain mendapatkan vaksin Covid-19 lebih dulu ketimbang AS.

Trump menyatakan tidak mempermasalahkan jika negara lain mengalahkan para peneliti AS dalam menemukan obat corona. Dia menegaskan saat ini yang lebih diutamakan adalah penemuan vaksin untuk mencegah penularan Covid-19.

“Jika itu adalah negara lain, saya akan mengangkat topi,” ujarnya.

“Saya tidak masalah, saya hanya ingin mendapat vaksin yang berfungsi,” sambung Trump lagi.

Dikabarkan pula baru-baru ini perusahaan Jerman Mainz-based BioNTech mengatakan siap memasok jutaan vaksin virus corona (Covid-19) pada akhir tahun ini.

Dengan kerjasamanya bersama dengan raksasa farmasi Amerika Serikat, Pfizer, BioNTech mengembangkan vaksin corona. Sejauh ini, vaksin-vaksin tersebut tengah diujicobakan terhadap manusia.“Aku tidak peduli, aku hanya ingin mendapatkan vaksin yang berguna,” kata Trump seperti dikutip dari AFP.

Trump mengaku sudah memahami risiko uji coba vaksin ke manusia dalam proses penelitian yang berlangsung sangat cepat.

“Mereka sukarelawan. Mereka tahu apa yang mereka hadapi,” katanya.

Meski demikian, dia juga menyadari bahwa pernyataan soal prediksi vaksin tersebut telah melangkahi penasihatnya sendiri.

“Para dokter pasti akan mengatakan kamu seharusnya tidak mengatakan itu. Saya akan mengatakan apa yang saya pikirkan,” ujar dia.

Vaksin sejauh ini dinilai sebagai cara paling efektif untuk menghentikan penyebaran Covid-19.

Virus mematikan itu sulit dihilangkan jika hanya mengandalkan tindakan pengendalian seperti menjaga jarak maupun lockdown.

Bahkam hingga Senin pagi (4/5), virus corona telah menginfeksi 3.563.686 orang di dunia, 248.145 kematian dan 1.153,847 pasien dinyatakan sembuh.

Sementara Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menilai vaksin virus corona merupakan satu-satunya cara untuk mengembalikan dunia kembali ke keadaan normal.

Dalam program televisi berdurasi 2 jam itu, Trump, sebagai presiden terbesar AS, lalu membujuk sebuah negara yang sangat terpukul oleh kematian dan pengangguran massal untuk menatap ke depan.

“Kita akan menjalani tahun berikutnya dengan luar biasa.” Begitulah janji Trump.

Selain itu juga Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menjelaskan vaksin sangat diperlukan untuk menghentikan transmisi sepenuhnya.

BeritaTerkait

Discussion about this post