Puting Beliung Tulang Bawang Rusak Ratusan Rumah dan Tewaskan 2 Warga

LIDIK.ID, LAMPUNG, TULANG BAWANG – Bencana puting beliung yang terjadi pada Rabu, 20 Mei 2020 kemarin berdampak kerusakan di pemukiman warga Tulang Bawang dan menewaskan 2 warga yang diketahui keduanya adalah wanita.

Wakil Ketua PMI Bidang Penanggulangan Bencana Kabupaten Tulangbawang, Suwito AD, menjelaskan, dampak dari angin berkekuatan besar ini merusak empat kampung. Lokasinya bertepatan di wilayah Kecamatan Banjar Agung dan Banjar Margo Kabupaten Tulang Bawang.

Baca Lainnya

“Untuk korban jiwa sudah kami pastikan sebanyak dua orang yakni terdapat di Kampung Tritunggal Jaya berjumlah satu orang, atas nama Sumiyati (75). Dan di Kampung Trimulya Jaya, Kecamatan Banjaragung, atas nama Kasiem (38) keduanya perempuan,” ujar Suwito seperti yang dilansir lampungpost.

Dari penjelasan Wuwito, kedua korban yang meninggal dunia tersebut diketahui meninggal akibat tertimpa pohon dan runtuhan rumah mereka. Begitu juga begitu juga korban yang luka berat dan ringan.

Korban luka berat sudah ditangani dan dibawa kerumah sakit begitu juga bagi korban yang luka ringan telah mendapatkan penanganan pengobatan.

Korban luka-luka ini terdapat di kecamatan Banjar Agung Unit 2 Tulang Bawang terdapat di Kampung Tri Tunggal Jaya satu luka berat dan satu luka ringan.

Kemudian untuk Kampung Dwi Warga Tunggal Jaya luka berat satu orang, lalu Kampung Tri Mulyajaya luka berat tiga orang. Dan dari Kecamatan Banjar Margo terdapat kampung Purwajaya tidak ada luka berat dan luka ringan.

Sementara rincian dari rumah yang mengalami kerusakan terdapat di Kampung Tritunggal Jaya Kecamatan Banjaragung Rumah yang rusak berat 35, rusak ringan 123.

Untuk Kampung Trimulyajaya, hanya satu rumah yang rusak berat. Kemudian Kampung Dwi Warga Tunggal Jaya rumah rusak berat 19 dan rusak ringan 34 rumah.

Selanjutnya, Kampung Purwajaya Kecamatan Banjarmargo, diketahui rusak yang rusak berat 11 dan rusak ringan 22 rumah.

“Jadi total rumah rusak berat sebanyak 66 dan rumah rusak ringan berjumlah 179. Total kerusakan rumah sebanyak 250 rumah,” jelasnya.

Di luar dari dampak puting beliung yang terjadi kemarin sore. Kembali mengingatkan bahwa menurut prakiraan cuaca oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Hujan lebat disertai petir dan angin masih berpotensi terjadi hingga Jumat (22/5) di wilayah Lampung dan sebagian besar wilayan barat Pulau Sumatera.

Oleh karena itu, diharapkan agar masyarakat dapat melakukan antisipasi terhadap kemungkinan dampak terburuk yang bisa saja terjadi.

BeritaTerkait

Discussion about this post