Resmi, UMP Jakarta 2022 Naik Rp 37.749 dan Janji Anies Bagi Kaum Buruh

LIDIK.ID , Jakarta – Upah minimum provinsi (UMP) DKI Jakarta resmi dinaikkan Rp 37.749 dari tahun sebelumnya, menjadi Rp 4.453.935. Senin, (22/11).

Hal itu diumumkan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

“Jadi, sudah ditetapkan besaran upah minimum provinsi DKI Jakarta pada tahun 2022 sebesar Rp 4.453.935,” ujar Anies dalam keterangan tertulis. Minggu, (21/11).

Usai mengumumkan kenaikan UMP, Anies mewajibkan para pengusaha untuk menyusun struktur dan skala upah di perusahaannya dengan memperhatikan kemampuan perusahaan dan produktivitas sebagai pedoman upah bagi pekerja/buruh dengan masa kerja 1 tahun atau lebih.

Anies juga meminta jajarannya untuk melakukan pengawasan dan memberi sanksi administratif bagis pengusaha yang tidak menaikkan UMP.

Selain itu, Pemprov DKi juga menerapkan kebijakan lainnya seperti memberikan bantuan layanan transportasi, menyediakan pangan dengan harga murah, dan biaya personal pendidikan.

Pemprov DKI juga melakukan jenis program yang berkolaborasi dengan ketenagakerjaan.

Berikut program-program yang dimaksud, yakni:

  1. Perluasan kriteria penerima manfaat Kartu Pekerja Jakarta dari yang semula berpenghasilan UMP + 10% menjadi UMP + 15% agar dapat menjangkau lebih banyak pekerja/buruh.m, sehingga dapat mengurangi pengeluaran untuk biaya hidup pekerja/buruh di Jakarta.
  2. Anak-anak penerima kartu pekerja diuatamakan mendapat KJP plus dan biaya pendidikan masuk sekolah.
  3. Memperbanyak program pelatihan bagi pekerja/buruh melalui Pusat Pelatihan Kerja Daerah, Mobile Training Unit, Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi, serta kolaborator.
  4. Pengembangan program Jakpreneur dan pembentukan koperasi pekerja/buruh serta memfasilitasi penjualan produk yang berasal dari program dimaksud ke dalam sistem e-Order.
  5. Program biaya pendidikan bagi pekerja/buruh yang terkena PHK, maupun pekerja/buruh yang dirumahkan tanpa diberikan/ dikurangi upahnya.
  6. Program bantuan bagi anak yang orang tuanya meninggal akibat pandemi Covid-19.
  7. Program kolaborasi antara Disnakertrans dan Energi Provinsi DKI Jakarta dengan Asosiasi Pengusaha berupa bantuan sarana dan prasarana bagi Federasi Serikat Pekerja/Serikat Buruh yang telah memiliki usaha.

(MYG)

Discussion about this post