Riwayat 8 Pasien Positif Covid-19 Tambahan Lampung

LIDIK.ID, BANDAR LAMPUNG – Diketahui bahwa kasus pasien Covid-19 Lampung bertambah 8 orang. Hal ini membuat Kota Tapis Berseri itu memiliki 63 kasus Pasien positif Corona (COVID-19). Kembali dalam video pers haiannya, Juru bicara Gugus Tugas Pengananan Covid-19 Lampung , Reihana.

Dalam video hariannya yang diterima oleh LIDIK.ID, Reihana, menyampaikan dari delapan pasien baru :

Baca Lainnya

2 Orang berasal dari Lampung Tengah, 1 orang berasal dari Way Kanan, 2 orang dari Lampung Barat, 2 orang dari Lampung Selatan, dan 1 orang dari Metro. Kasus tersebut juga merupakan kasus pertama di Metro.

“Dari delapan pasien baru tersebut, satu di antaranya adalah pasien dalam pengawasan dan 7 lainnya termasuk orang tanpa gejala (OTG). Ketujuh OTG tersebut ada yang memiliki riwayat perjalanan dari Gowa dan pondok pesantren Temboro, Jawa Timur,” kata Reihana, Rabu 6 Mei 2020.

Dalam video persnya, Reihana juga menyampaikan riwayat perjalanan delapan pasien baru Covid-19 di Lampung tersebut. Berikut informasi Delapan Pasien Tambahan Covid-19 Lampung :

  1. Pasien 56, berinsial S(42), laki-laki, dari Lampung Tengah. Ia termasuk klaster Gowa. Ia memiliki riwayat perjalanan ke Gowa, Sulawesi Selatan.                                                                                                         Pada 28 April dilakukan rapid test dengan hasil reaktif. Petugas juga melakukan swab. Pada 5 hasil swabnya positif Covid-19. Ia sehat. Artinya S termasuk pasien tanpa gejala atau OTG. Saat ini ia melakukan isolasi mandiri di rumah.
  2. Pasien 57, laki-laki(23), dari Lampung Tengah. Ia memiliki riwayat perjalanan baru saja pulang dari pondok pesantren di Temboro, Magetan, Jawa Timur. Ia juga dalam kondisi sehat alias termasuk OTG. Saat ini ia melakukan isolasi mandiri di rumah.
  3. Pasien 58, laki-laki, berasal dari Way Kanan. Ia memiliki riwayat perjalanan dari Gowa, Sulawesi Selatan. Pada 21 Maret 2020 ia tiba di Way Kanan dari Gowa. Pada 14 April dilakukan rapid test dengan hasil nonreaktif. Pada 27 dilakukan rapid test lagi dengan hasil reaktif. Pada 28 April dilakukan swab. Pada 6 Mei 2020 hasil swabnya diketahui positif Covid-19. Ia dalam kondisi sehat. Saat ini menjalani isolasi mandiri.
  4. Pasien 59, laki-laki (25), warga Lampung Selatan. Ia memiliki riwayat baru pulang dari Ponpes di Temboro, Magetan, Jawa Timur. Ia juga termasuk OTG.                                                                                              Pada 28 April dilakukan rapid test dengan hasil positif. Kemudian pada 1 Mei 2020 dilakukan swab. Hasilnya diketaui pada 6 Mei 2020 ia positif Covid-19.
  5. Pasien 60, laki-laki (21), warga Lampung Selatan. Ia memiliki riwayat perjalanan dari ponpes Temboro, Magetan, Jawa Timur. Pada 28 April dilakukan rapid test dengan hasil positif. Pada 1 Mei dilakikan swab dan hasilnya diketahui pada 6 Mei 2020 bahwa ia positif Covid-19.
  6. Pasien 61, seorang perempuan (51), warga Metro Timur, Kota Metro. Ia termasuk pasien dalam pengawasan (PDP). Diagnosis dokter, ia mengidap pnumonia. Ia memiliki riwayat perjalanan baru saja pulang dari daerah zona merah penyebaran Covid-19.                                                                                Saat ini pasien nomor 61 dirawat di ruang isolasi sebuah rumah sakit di Lampung. Pada dua minggu lalu, suami pasien 61 yang baru pulang dari tambak Bratasena. Suami dan anak-anak pasien nomor 61 sudah dilakukan rapid test dengan hasil nonreaktif alias negatif.
  7. Pasien 62, laki-laki (26), dari Lampung Barat. Ia memiliki riwayat perjalanan baru saja pulang dari ponpes di Temboro, Magetan, Jawa Timur. Pada 13 April tiba di Lampung Barat. Pada 21 April dilakukan rapid test dengan hasil nonreaktif. Pada 30 April dilakukan rapid test kedua hasilnya reaktif. Kemudian dilanjutkan dengan swab. Pada 6 Mei 2020 hasil swab diketahui bahwa pasien nomor 62 positif Covid-19. Ia saat ini melakukan isolasi mandiri di rumanhnya.
  8. Pasien 63, laki-laki, 17 tahun, warga Lampung Barat. Ia juga memiliki riwayat perjalanan baru saja pulang dari ponpes di Temboro, Magetan, Jawa Timur. Pada tanggal 21 April dilakukan rapid test hasilnya negatif. Pada 30 April dilakukan rapid test kedua dengan hasil reaktif alias positif. Kemudian dilakukan swab dan hasilnya diketahui pada 6 Mei 2020 bahwa ia positif Covid-19.

Begitulah informasi yang disampaikan Reihana, sejauh ini kasus pasien positif COVID-19 di Lampung masih didominasikan oleh transmisi luar.

BeritaTerkait

Discussion about this post