Satu Lagi PDP Lampung Meninggal Dunia

LIDIK.ID, LAMPUNG SELATAN – Satu lagi pasien dalam pengawasan (PDP) Lampung meninggal dunia. Pasien itu merupakan warga Kecamatan Gedongtataan, Pesawaran, meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah Pesawaran. Pasien masuk RSUD Pesawaran pada Sabtu, 18 April 2020.

Hal ini dibenarkan oleh Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Pesawaran, Aila Karyus, Rabu, 22 April 2020.

Baca Lainnya

“Iya salah satu pasien PDP atas nama MA (25), warga Kecamatan Gedongtataan, meninggal dunia tadi sore di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pesawaran, pukul 17.00 WIB,” ujarnya.

Pasien merupakan rujukan dari Puskesmas Gedongtataan dengan keluhan demam, batuk, dan sesak. MA kemudian dirawat di RSUD Pesawaran pada Sabtu, 18 April 2020, pukul 22.00 WIB.

Aila juga mengatakan sebelumnya MA bekerja sebagai karyawan pabrik di Batam.

“Pada Selasa, 21 April, kondisi pasien terus mengalami penurunan. Pihak RSUD merencanakan akan merujuk ke RSUDAM namun pasien menolak dan minta pulang paksa. Namun, permintaan itu tidak diluluskan RSUD Pesawaran,” ujarnya.

Sebelumnya, pasien juga pernah dirawat di sebuah RS di Batam selama 1 bulan. Tim medis RSUD  juga melakukan rapid test dan hasilnya adalah negatif dan hasil pemeriksaan mengatakan pasien menderita TB paru.

Akan tetapi, Aila mengatakan bahwa MA mengalami gejala mirip dengan pasien terinfeksi Covid-19.

“Namun pasien ini mengalami gejala yang hampir sama dengan covid-19 dan baru pulang dari daerah zona merah. Pasien dimasukkan kategori PDP, bukan positif covid-19 karena belum dilakukan swab,” katanya.

Walau begitu, katanya, pemakaman MA dilakukan dengan protokoler kesehatan lengkap dan para petugas pun dilengkapi APD lengkap.

“Jadi kalau sudah menggunakan protokoler kesehatan untuk pasien covid-19, keluarga maupun warga sudah tidak diperbolehkan lagi ikut pemakaman. Proses pemakamannya juga dilakukan pada malam hari ini,” katanya.

BeritaTerkait

Discussion about this post