Seorang Pemuda Nekat Bawa Kabur Motor di Tambora, Jakarta Barat

LIDIK.ID , Jakarta – Polisi menangkap 2 orang pemuda yang nekat membawa kabur sebuah sepeda motor di Jalan Gg Gerindo V Rt 08/04 Duri Selatan, Tambora, Jakarta Barat. Senin, (13/09).

Diketahui, pelaku berinisial AT alias Ajat (32) warga Jalan Jomblang I Rt 12/03 Duri Selatan, Tambora Jakarta Barat dan HA alias AA (28) warga Pelita III Rt 05/04 Jatipulo, Palmerah, Jakarta Barat.

Baca Lainnya

Mereka melakukan aksi tersebut pada hari Jum’at (10/09) lalu. Motor yang dibawa kabur adalah jenis Honda Beat milik korban bernama Hery Lesmana.

Kapolsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat Kompol Moh Faruk Rozi menjelaskan, pihaknya mengamankan 2 orang pemuda tersebut setelah mengaku telah mengambil motor yang bukan miliknya.

“Kedua pemuda ini diamankan polisi setelah nekat membawa kabur motor dengan cara masuk kerumah korban melalui jendela lalu mengambil kunci motor korban ” ujarnya, saat dikonfirmasi hari Senin, (13/09).

Kejadian ini berawal saat kedua pelaku AT alias Ajat (32) dan HA alias AA (28) bertemu di sekitaran Jamblang I Jakarta Barat untuk membeli kopi dan mengobrol pada pukul 23.30 WIB, hari Kamis (09/09) lalu.

Kemudian AT mengajak HA untuk membeli bensin di sekitaran Gajah Mada, Jakarta Barat dan setelah itu kembali menuju tempat mereka mengobrol sebelumnya.

Saat berada di sekitaran lokasi dini hari pukul 03.00 WIB, Jum’at (10/09) muncul niat untuk melakukan aksi nekat tersebut.

“Timbul niat pelaku AT als ajat (32) untuk melakukan kejahatan dengan cara memberanikan diri masuk ke gang dan masuk ke dalam rumah Hery lesmana (Korban) melalui jendela depan yang dalam posisi terbuka,” jelas Faruk.

Setelah berhasil masuk ke dalam rumah korban, AT melihat kunci sepeda motor yang berada di atas kulkas yang kemudian diambil dan setelahnya ia segera keluar melalui jendela.

AT langsung menemui HA dan memberitahu bahwa ia telah berhasil mengambil kunci sepeda motor milik korban.

Kemudian AT kembali ke lokasi parkir sepeda motor di sekitar gang dekat rumah korban dan berusaha mendorong serta membawa hasil curiannya untuk menemui HA di warung kopi semula.

Setibanya di warung kopi, AT menyuruh HA untuk membawa motor miliknya sedangkan ia membawa sepeda motor hasil curian ke daerah Angke yang rencananya akan dijual atau digadai ke seseorang yang ia kenal.

Diketahui motor tersebut sudah tergadai sebesar Rp 500.000,- oleh kenalan AT.

Hasil dari penggadaian motor kemudian dibagi bersama, AT mendapat Rp 50.000,- dan HA Rp 100.000,-

Atas kejadian tersebut, korban membuat laporan kepada Polsek Tambora dan langsung dilakukan penyelidikan di lokasi untuk mengumpulkan bukti dan keterangan saksi.

“Dilokasi kejadian kami menemukan informasi ada orang yang melihat kejadian tersebut dan mengenali salah satu pelaku yang mendorong motor milik korban,” lanjut Faruk.

Kemudian tim telah berhasil mengamankan AT alias Ajat (32) yang berdagang di lokasi tidak jauh dari TKP beserta HA alias AA (28).

“Di hadapan penyidik pelaku mengakui atas perbuatannya,” tutup Faruk.

Akibat dari perbuatannya, pelaku terjerat Pasal 363 KUHPidana.

(MYG)

BeritaTerkait

Discussion about this post