Sertijab Forhati Wilayah Lampung Di Gelar Dengan Mengikuti Protokoler Kesehatan

LIDIK.ID, LAMPUNG – Forum Alumni HMI-Wati (Forhati) Wilayah Lampung pagi tadi melaksanakan kegiatan ahad berkah, senam sehat, dan sekaligus serah terima jabatan (Sertijab) dari Ketua Forhati Periodik Wilayah Lampung Periode 2018-2020 dr. Zam Zanariah, Sp.S.M.Kes dengan Dr. Heni Noviarita selaku Ketua Forhati Periodik Wilayah Lampung Periode 2020-2022 , yang dihadiri oleh jajaran presdium Forhati Provinsi Lampung. Minggu, (28/06/2020) sebagai upaya penyegaran guna mencapai tujuan organisasi.

Dengan menggunakan protokol pencegahan covid 19 di era new normal, sehingga acara tersebut berjalan dengan lancar dan sesuai prosedur protokol kesehatan.

Dalam tradisi serah terima jabatan sesungguhnya bukan hanya suatu hal yang biasa, melainkan merupakan suatu kebutuhan dan keharusan yang mengandung makna dan nilai yang lebih dari biasa, karena mengandung aspek penyegaran, harapan dan kaderisasi untuk mencapai tujuan organisasi, Ungkap dr. Zam.

Lebih lanjut disampaikan bahwa serah terima jabatan pada hakikatnya merupakan proses alamiah dalam konteks manajemen organisasi modern yang ditujukan untuk memantapkan kualitas kepemimpinan, mengembangkan kemampuan manajerial dan memperluas wawasan serta memperkaya pengalaman sehinggga diharapkan mampu mengemban semua tugas yang dibebankan secara profesional dan proporsional, guna pencapaian tujuan yakni peningkatan kualitas pelayanan dan peningkatan program kinerja.

Dalam acara tersebut dr. Zam menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban selama masa jabatannya, 37 program kerja berjalan selama 2 (dua) tahun ini semua berkat kerjasama, sumbangsih, loyalitas serta usaha semua presedium pengurus Forhati Lampung, kata dr. Zam.

“Seorang pemimpin harus mampu menjadi role model bagi bawahannya, harus memberikan teladan serta mampu bersinergi dengan mengedepankan prinsip profesionalitas, akuntabilitas dan transparansi serta mampu menjadi katalisator bagi perubahan atau inovasi positif sehingga mampu meninggalkan legacy yang baik,” tutup dr. Zam.

Discussion about this post