Setelah PDP Positif COVID-19, 1 ODP Lampung Meninggal Dunia

lIDIK.ID, Bandar Lampung – Wabah virus COVID-19 di Lampung terus bertambah seiringnya waktu.

Data yang di dapat dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung, ada 8 orang pasien yang positif terjangkit Corona Covid-19. Salah satu pasien positif Covid-19 dinyatakan meninggal dunia.

Kepala Dinkes Provinsi Lampung Reihana mengkonfirmasi informasi ini, melalui akun Instagram Dinkes Lampung.

Sebelum ditetapkan sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP), diketahus bahwa pasien 02 melakukan perjalanan ke Yogyakarta dan transit ke Ibu Kota Jakarta selama sembilan hari.

Menurut informasi yang didapat, pada tanggal 4 Maret 2020, pasien 02 berkunjung ke Kota Palembang Sumatera Selatan kemudian pasien datang ke rumah sakit dengan keluhan demam, batuk, pilek dan sesak napas padatanggal 21 Maret 2020.

Pasien yang berasal dari Desa Pekon Pampangan Kecamatan Sekincau Kabupaten Lampung Barat Provinsi Lampung sebelumnya  mengalami Buang Air Besar (BAB) cair sebanyak 5-6 kali dalam sehari, serta mengalami mual-mual enam hari sebelum Sekitar enam hari sebelum ke Rumah Sakit (RS) Alimuddin Umar Lampung Barat.

Saat dirujuk ke RS Abdul Moeloek Provinsi Lampung pada tanggal 22 Maret 2020, kondisi pasien 02 tidak stabil, mengalami sesak nafas dan mempunyai riwayat penyakit Hepatitis.

“Pada tanggal 30 Maret sekitar pukul 00:30 WIB, pasien 02 dinyatakan meninggal dunia,” ujar pihak Dinas Kesehatan Lampung.

Di kabupaten yang sama, satu orang warga Kecamatan Sekincau dinyatakan meninggal dunia yaitu berinisial EW. Warga Kabupaten Lampung Barat ini, awalnya diduga sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan  mempunyai riwayat perjalanan dari Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan, sekitar 10 hari lalu atau tanggal 20 Maret 2020.

“Itu warga Kabupaten Lampung Barat. Sejak tahun 1985, pasien sering berobat dengan keluhan sesak nafas, rutin berobat,” ujarnya seperti yang dilansir liputan 6.

Kadinkes Provinsi Lampung menegaskan, bahwa EW bukan merupakan ODP di Kabupaten Lampung Barat. Serta kabar bahwa EW meninggal dunia akibat terjangkit Corona Covid-19, langsung dibantahnya.

“Kita pastikan di Lampung Barat itu bukan meninggal dunia karena Covid-19,” ujarnya.

Namun hal berbeda disampaikan Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus. Dia mengungkapkan bahwa EW masuk dalam daftar ODP.

Pembahasan dengan Dinas Kesehatan, Camat dan Peratin untuk memberlakukan karantina wilayah. Terutama ke orang yang pernah berhubungan dengan EW, untuk segera dilakukan pemeriksaan,

Discussion about this post