Social Distancing Karena Corona? Tips agar Sayuran dan Buah Awet dan Segar

Lidik.id – Adanya sistem Social distancing atau jaga jarak akibat virus corona membuat masyarakat Tanah Air harus meminimalisir kontak sentuh dengan sesama. Hal itu merupakan salah satu upaya untuk menyegah tersebarnya virus corona atau COVID-19. Masyarakat dihimbau agar jauh dari kerumunan dan menggunakan APD seperti masker dan handsanitizer saat berada di luar.

Lalu, bagaimana untuk meminimalisir kontak sosial atau jauh dari kerumunan saat bahan pangan rumah sangat dibutuhkan? Terlebih lagi sayuran yang kesegarannya biasanya hanya bertahan selama 3 hari?

Berikut adalah tips agar Sayuran Tetap Awet dan Segar :

 

 

1. Pastikan Simpan dalam Keadaan Kering

Jika Anda ingin menyimpan sayur atau buah di kulkas, maka pastikan dalam keadaan kering. Apabila sayuran telah dicuci, keringankan sayuran terlebih dahulu seblum menyimpannya ke dalam kulkas. Sayuran dan buah yang basah tak akan tahan lama dan cepat rusak jika langsung disimpan di lemari es. Namun, saran terbaik adalah dengan tidak mencuci sayuran sebelum masuk kulkas atau  dibersihkan dengan kain kering atau tisu saja.

2. Simpan dengan Kertas dan Tisu

Simpanlah sayuran dengan membungkusnya menggunakan kertas. Kertas mampu menyerap kelembapan yang berlebih sehingga sayurang tidak akan cepat membusuk. Jika ingin lebih kering, maka lapisi dengan tisu dapur di bagian bawah sayur, lalu bungkus kertas. Beberapa orang juga memilih untuk menyimpan sayuran mereka di dalam Aluminium Foil, jika anda juga memilih hal tersebut, pastikan anda juga membungkus sayuran tersebut dengan tisu dapur. Jika anda menyimpan di wadah penyimpanan buah dan sayuran, maka anda harus meletakan kertas tisu juga supaya  sisa-sisa air yang bikin lembap akan terserap dan mencegah pembusukkan.

3. Jaga Tingkat Kelembapan

Terdapatnya kandungan air pada sayuran dan buah membuah bahan makanan ini harus selalu dijaga agar tahan lama dan tak cepat membusuk. Ketika buah atau sayur di panen, maka akan banyak air yang hilang akibat penguapan. Maka, jaga kandungan air tersebut dengan menyimpannya didalam plastik yang dilubangi agar ia tetap masih bisa bernafas.

4. Jangan Simpan di Suhu Ekstrem

Suhu yang terlalu tinggi atau rendah akan membuat buah dan sayur tida bertahan lama sehingga cepat membusuk. Terlebih lagi, jika Anda menyimpan sayur atau buah di freezer, maka ia akan langsung rusak saat dicairkan. Tanda kerusakan tersebut seperti bercak kecokelatan pada apel dan lembek pada buah pir. Sebaliknya, jika disimpan pada suhu sangat tinggi, maka bahan makanan tersebut akan lunak, berkerut dan kisut.

5. Ketahui Cara Penyimpanan Buah dan Sayuran Tertentu

Banyak orang yang menumpuk begitu saja buah dan sayur mereka ke dalam kulkas mereka tanpa tahu cara penyimpanannya yang tepat hingga membuat makanan menjadi cepat layu atau membusuk. Berikut ini beberapa cara menyimpan buah dan sayur dengan tepat.

a. Beberapa buah dan sayur aktif mengeluarkan gas etilen saat mulai matang, seperti pisang, melon, pir, mangga dan tomat. Sedangkan buah dan sayuran lain seperti apel, semangka, terong, kentang, wortel, dan brokoli sangat sensitif dengan gas etilen. Menempatkan dua jenis buah dan sayuran ini bersamaan hanya akan membuat buah dan sayurmu lebih cepat busuk.

b. Simpanlah bawang di tempat yang gelap. Entah itu bawang merah, putih, dan bombay, simpanlah bawang-bawang tersebut ke dalam tempat yang minim cahaya. Cara gampangnya, anda bisa simpan bawang dalam kantong kertas yang sudah diberi lubang-lubang kecil untuk sirkulasi udara.

c. Jangan simpan pisang di dalam kulkas karena akan membuat pisang membuat buah menghitam dan kehilangan rasa. Lebih baik simpan pisang di suhu ruangan dan dengan cara digantung serta tidak berdekatan dengan buah lainnya. Jangan lupa bungkus pangkal batang dengan plastik makanan, dijamin buah pisang enggak akan cepat membusuk.

d. Selain pisang, lebih baik simpan juga kentang di suhu ruangan. Jangan simpan kentang di dalam kulkas karena kentang akan bertunas. Dan jangan pula simpan kentang di tempat yan terkena  sinar matahari langsung, bukan hanya akan cepat membusuk, tapi kentang yang terkena sinar matahari langsung juga akan mengandung racun bernama solanin.

e. Ada lagi nih kesalahan menyimpan makanan yang disiman dalam kulkas, yaitu tomat! Menempatkan tomat di lemari es mungkin terlihat benar karena membuatnya terlihat lebih segar dan tahan lama, padahal sebenarnya menyimpan tomat dalam suhu dingin dapat mengubah rasa tomat dan mengubah teksturnya hanya dalam hitungan hari dalam rentan aktu dekat saja. Suhu ruangan lebih cocok untuk menyimpan tomat. Selain itu, jauhkan tomat dari sumber panas dan sinar matahari langsung agar tak cepat layu dan mudah membusuk. Tomat setidaknya dapat disimpan selama seminggu sebelum dikonsumsi.

f. Untuk daun seledri, agar sayuran ini tidak mengering, sebelum disimpan dalam kulkas kamu harus bungkus dulu seledri dalam aluminium foil. Cara itu mampu membuat konsistensi dan rasanya juga akan tetap terjaga.

g. Selain menyimpan buah dan sayur di tempat kering, ada bahan sayuran yang justru harus disimpan di temapt lembat agar awet dan tetap segar. Diantaranya adalah brokoli dan kembang kol. Caranya, simpan sayur dengan batang yang direndam air yang rutin diganti. Bisa juga dengan membungkus mereka menggunakan handuk basah atau menyimpan dalam plastik makanan yang telah diberi lubang ventilasi.

h. Ada pula melon dan semangka memiliki karakteristik yang hampir sama. Kedua buah ini harus disimpan pada suhu ruang  hinggamatang. Setelah matang, barulah melon atau semangka dapat langsung disimpan di dalam kulkas dalam keadaan utuh maupun sudah dipotong. Jika ukuran buah terlalu besar dan perlunya dipotong saat disimpan dalam kulkas, gunakanlah plastic wrap agar tetap lembab dan mencegah aroma makanan lain masuk atau mengubah rasa buah tersebut dari makanan yang ada disekitarnya.  Jika sudah dipotong dan dikupas, melon atau semangka harus diletakkan pada wadah tertutup sebelum dimasukkan dalam lemari es.

6. Jaga Kebersihan Kulkas

Kulkas yang menjadi tempat penyimpanan bersih juga menjadi hal yang penting agar kualitas makanan tetap terjaga. Bahkan suhu kulkas juga dapat menentukan munculnya bakteri atau tidak. Idealnya, suhu didalam kulkas  antara 1-4 derajat celcius. Jika lebih tinggi dari itu, maka bisa menimbulkan bakteri yang nantinya mempengaruhi rasa dan juga aroma makanan. Sementara itu, jika lebih rendah akan membuat sayuran beku.

7. Hindari Seringnya Keluar-Masuk Bahan Makanan

Sebaiknya hindari sayuran yang keluar masuk kulkas agar tahan lama. Jika sayuran terlalu sering keluar masuk kulkas maka kualitasnya tak baik lagi dan mudah busuk karena sering terpapar suhu yang berbeda-beda. Ambilah buah dan sayur seperlu anda.

 

 

 

 

 

Discussion about this post