STOP Gunakan Masker Dan Sarung Tangan Lateks!

LIDIK.ID – Lembaga Kesehatan Masyarakat Inggris (PHE) dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tidak merekomendasikan orang sehat memakai sarung tangan atau masker bedah untuk melindungi diri mereka sendiri.

Sejak awal hingga saat ini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tetap menyarankan cuci tangan, hindari menyentuh wajah, dan menjaga jarak dengan orang lain sebagai cara-cara pencegahan penyebaran virus corona.

WHO mengatakan, yang disarankan untuk mengenakan masker adalah mereka yang dicurigai terinfeksi atau Anda yang sedang merawat pasien positif COVID-19.

“PHE tidak merekomendasikan penggunaan sarung tangan sebagai tindakan perlindungan terhadap Covid-19 bagi masyarakat umum,” ujar seorang juru bicara PHE kepada the Independent.

Orang yang khawatir tentang penularan penyakit menular diserukan untuk memprioritaskan kebersihan pribadi, pernapasan, dan tangan yang baik. Saran Pemerintah Inggris yang diperbarui juga menyebut orang harus tinggal di rumah dan mempraktikkan jaga jarak fisik. Hal ini pun menjadi anjuran Pemerintah Republik Indonesia.

Sama seperti masker, sarung tangan juga dianggap tak terlalu bisa melindungi Anda. Alih-alih melindungi, sarung tangan bisa membuat Anda sakit.

“Jika orang tidak bisa berhenti menyentuh wajah, sarung tangan tak akan ada manfaatnya,” ujar Amesh Adalja, peneliti dari John Hopkins Center for Health Security.

Sebuah studi pada 2015 yang diterbitkan dalam American Journal of Infection Control menemukan bahwa orang-orang menyentuh wajah mereka rata-rata 20 kali dalam satu jam.

Kekurangan masker bagi para tenaga kesehatan justru akan memperburuk dan membuat pandemi terus berlanjut. Sayangnya, pesan mengenai manfaat masker belum sampai ke semua orang.

Discussion about this post