TNI Vs Polantas Baku Hantam di Ambon, Ternyata Karna Tilang

LIDIK.ID , Ambon – Seorang oknum TNI terlibat baku hantam dengan 2 anggota polisi lalu lintas (Polantas) di Jalan Rijal, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Maluku. Kamis, (25/11).

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (24/11) kemarin dan diduga karena warga sipil yang merupakan saudara anggota TNI kena tilang.

Diketahui, kedua pihak menyelesaikannya dengan damai namun mereka kini harus tetap menjalankan proses disiplin di kesatuan masing-masing.

Video yang memperlihatkan kejadian tersebut juga viral di media sosial. Mereka yang terlibat baku hantam yakni anggota TNI dari Kodam XVI/Pattimura dan anggota Polantas dari Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease.

Dalam video itu, terlihat anggota TNI tengah adu jotos dengan 2 anggota polantas dan disasksikan oleh sejumlah warga di pinggir jalan. Beberapa diantaranya juga terdengar histeris melihat kejadian tersebut.

Setelahnya, mereka dipertemukan dengan disaksikan langsung oleh komandannya masing-masing.

Adapun, kronologi awalnya 2 Polantas tersebut tengah mengatur lalu lintas di Jalan Rijal, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.

Kemudian mereka menilang seorang pengendara. Tak terima, orang tersebut ternyata mengadu ke saudaranya yang anggota TNI.

“Kemudian daripada anggota masyarakat tersebut melapor ke saudaranya yang adalah anggota TNI. Sehingga datang saudaranya, kemudian terjadi percekcokan di situ, seperti yang viral,” ujar Kabid Humas Polda Maluku Kombes Muhammad Roem Ohoirat, dikutip dari Detik. Rabu, (24/11).

Kini, masalah diantara anggota TNI dan Polantas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease itu telah diselesaikan.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVI/Pattimura Kolonel Arh Adi Prayogo Choirul Fajar

“Ini permasalahan ada kesalahpahaman, sudah diselesaikan dan tidak akan diperpanjang,” ujar Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVI/Pattimura Kolonel Arh Adi Prayogo Choirul Fajar kepada wartawan di Ambon. Rabu, (24/11).

Hal serupa juga diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Maluku Kombes Roem. Dia mengatakan kedua oknum tersebut telah bersalaman dan berangkulan di hadapan komandan mereka masing-masing.

“Masalah ini sudah diselesaikan sebagaimana tadi rekan-rekan sendiri sudah lihat, bahwa di antara mereka sudah saling salaman dan juga sudah saling memaafkan,” kata Kombes Roem.

“Di sini juga ada komandannya langsung, kemudian juga ada Kapolresta sebagai komandan dari lalu lintas (polantas). Jadi kasusnya sudah selesai,” lanjutnya.

Namun, Roem tidak menjelaskan lebih lanjut tentang kronologi baku hantam tersebut, ia hanya menegaskan bahwa keduanya telah berdamai.

“Kronologisnya ada sedikit kesalahpahaman pada saat tadi di lalu lintas terus sekarang sudah selesai,” tegasnya.

Meski demikian, oknum anggota TNI dan Polantas tetap menjalankan proses sanksi disiplin di kesatuan masing-masing.

“Masalah disiplin, apabila itu terjadi pelanggaran disiplin masing-masing kesatuan akan menyelesaikan,” kata Kapendam XVI/Pattimura Kolonel Adi Prayogo.

Hal itu dilakukan agar kasus ini tidak berlanjut dan terulang kembali.

Kabid Humas Polda Maluku Kombes Roem juga mengatakan hal serupa, bahwa anggota TNI dan Polantas tersebut akan diproses disiplin.

“Terkait dengan disiplin, ini kesepakatan dari pimpinan antara masing-masing anggota, masing-masing kesatuan memeriksa anggota masing-masing. Apabila ada yang menyalahi disiplin maka akan diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata dia.

(MYG)

Discussion about this post