Tragedi Hanyutnya Ratusan Siswa SMPN 1 Turi Sleman

(LIDIK.ID) – YOGYAKARTA – Tragedi hanyutnya 257 siswa SMPN 1 Turi Sleman di Sungai Sempor, Yogyakarta, mengundang banyak perhatian masyarakat. 

Berdasarkan informasi yang kumpulkan, dilaporkan 257 siswa yang merupakan siswa kelas 7 dan 8 mengikuti kegiatan Pramuka Susur Sungai Sempor. Tiba-tiba arus sungai menderas karena banjir yang mengakibatkan sebagian peserta hanyut.

Baca Lainnya

Info dari kantor Basarnas DIY puluhan siswa masih dalam pencarian, sementara hasil assessment PMI Kabupaten Sleman menyebutkan sebanyak 127 siswa kelas 8 yang mengikuti acara tersebut, 120 di antaranya selamat, sedangkan dari 129 siswa kelas 7 yang menjadi peserta sampai dengan pukul 18.00 WIB baru terabsen 51 orang. Total 171 siswa selamat.

PMI Kabupaten Sleman juga mendata 4 orang korban meninggal dunia, yaitu Sofia Aulia dan Nur Azizah dari kelas 8 serta Arisma dari kelas 7, sedangkan satu korban meninggal lain yaitu Latifa belum diketahui kelasnya.

Sementara, 6 orang korban selamat telah dibawa pulang oleh keluarganya. Data lain juga menyebutkan bahwa 4 korban selamat dirawat di Puskesmas Turi dan 1 korban selamat dirawat di RS Puri husada.

Pencarian terus dilakukan oleh tim gabungan dari SAR, Polisi, PMI, dan komunitas relawan yang dibantu oleh masyarakat, Posko Pendataan didirikan oleh BPBD Sleman di SMPN 1 Turi sedangkan Posko Pengendali pencarian didirikan Basarnas di Dukuh Sempor.

Menyikapi kondisi ini, Gubernur DIY Sri Sultan HB X pun telah memerintahkan BPBD DIY mengeluarkan surat edaran yang berisi larangan sekolah-sekolah mengadakan susur sungai saat musim hujan.

BeritaTerkait

Discussion about this post