Tulang Bawang Diterjang Puting Beliung

LIDIK.ID, LAMPUNG, TULANG BAWANG – Tanpa ada dugaan, angin puting beliung menerjang Kawasan Unit 2, Tulang Bawang pada hari ini, tepatnya, Rabu, 20 Mei 2020, sore. Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 14.25 WIB, dimana pada saat itu diawali hujan deras disertai kilat.

Akibat kejadian tersebut puluhan rumah warga dan fasilitas umum di Kawasan Kampung Dwi Warga Tunggaljaya rusak parah disapu angin yang disertai hujan deras. Musibah tersebut membuat warga mengalami kerugian mencapai ratusan juta rupiah karena kondisi rumah rusak parah.

Bahkan, beberapa diantaranya rata dengan tanah. Tak hanya menghancurkan puluhan rumah, angin puting beliung yang terjadi di Tulang Bawang juga merenggut 1 korban jiwa. Hingga saat ini, belum diketahui identitas korban. Hal ini seperti yang dilansir oleh Tribun, dimana dikatakan bahwa satu korban meningga akibat tertimpah pohon jengkol.

“Tak berselang lama tiba-tiba angin kencang datang dan merusak rumah warga yang lokasinya di belakang Pasar Unit 2 Tulangbawang. Kami semua kaget dan berhamburan keluar rumah saat angin kencang tersebut merusak.rumah kami, durasinya sekitar 15 menit,” ujar Eko, warga sekitar saat diwawancari oleh lampungpost.

Ditempat yang berbeda, angin puting beliung juga menghantam wilayah Kecamatan Banjarmargo, Tulangbawang, tepatnya di Kampung Purwajaya.

Pardianto yang merupakan Ketua BPK Tulangbawang mengatakan kejadian puting beliung tersebut sangat mengagetkan warga Kampung Purwajaya.

“Yang saya tahu dalam kejadian tersebut empat rumah warga rusak parah serta puluhan rumah rusak ringan. Salah satu rumah yang rusak parah adalah rumah pemilik ruko bangunan di Kawasan Purwajaya,” kata Pardianto.

Itu berarti puting beliung yang terjadi pada hari ini telah menimpah 2 kecamatan Tulang Bawang.

Selain itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Lampung mengingatkan kepada masyarakat jika bulan Mei bencana angin puting beliung bisa saja kembali lagi menerjang beberapa daerah di wilayah Bumi Ruwai Jurai. Masyarakat diminta untuk tetap waspada menghadapi bencana yang memiliki potensi terjadi.

Discussion about this post