Update Kasus Covid-19 Lampung : 21 Sembuh, 2 ODP Meninggal Dunia

LIDIK.ID BANDAR LAMPUNG – Kabar baik dan kabar duka disampaikan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Lampung, dr Reihana, Sabtu 9 Mei 2020. Pernyataan ini disampaikannya melalui Whatsapp dan diterima oleh LIDIK.ID.

Kabar duka datang dari Orang Dalam Pemantauan (ODP) Lampung. Sejauh ini jumlah ODP masa pandemi Covid-19 sejak 19 Maret sampai 9 Maei 2020 sebanyak 3.038 orang, 142 orang masih dipantau dan 2.894 orang sudah selesai dipantau 14 hari. Dari jumlah tersebut, terdapat 2 orang ODP meninggal dunia. Penambahan kasus meninggalnya ODP ini tercatat pada Sabtu, 9 Mei 2020.

Baca Lainnya

Reihana membenarkan seorang ODP meninggal dunia bertambah satu orang lagi. “Satu orang berstatus ODP meninggal dunia, hasil rapid test-nya positif,” kata Reihana dalam keterangan, Sabtu (9/5).

Dari penjelasannya, ODP yang meninggal dunia tersebut perempuan berusia 65 tahun, asal Kecamatan Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu. Pada 7 Mei 2020, dilakukan rapid test hasil ODP tersebut positif reaktif. Setelah itu diambil swab tenggorokan dan dikirim ke BTKL Palembang. Dia mengatakan, tim masih menuggu kedatangan hasil swab ODP yang wafat  tersebut.

ODP tersebut pernah mendatangi rumah sakit swasta di Kota Bandar Lampung pada 24 Maret 2020. ODP tersebut mengeluh nyeri di kepala, dan bagian anggota sebelah kanan sakit. Kepada dokter, ia tidak mengeluh demam panas, dan muntah-muntah.

Keterangan yang diperoleh, berdasarkan hasil CT- scan di kepala ODP terdapat penyakit edema hemicerebrum kiri. Sedangkan hasil pemeriksaan dokter, pasein harus dirawat di ruang penyakit dalam. Pasien akan dioperasi, namun trombositnya menurun dan kondisi pasien melemah. Kondisi pasien diketahui mengalami penghentian nafas, dan meninggal dunia.

Pemakaman jenazah ODP perempuan 65 tahun tersebut tetap dengan mengikuti tatalaksana pasien positif Covid-19.

Sementara kabar baiknya adalah jumlah pasien sembuh juga bertambah 3 orang. Kabar baik ini membuat jumlah pasien sembuh meninggal dari 18 menjadi 21 pasien.

BeritaTerkait

Discussion about this post