Update! Kasus Covid-19 Provinsi Lampung 16 Juni 2020

LIDIK.ID, BANDAR LAMPUNG – Dinas Kesehatan Provinsi Bandar Lampung merilis kembali data Covid-19 pada hari Selasa, 16 Juni 2020. Terlihat bahwa hari ini tidak ada kasus penambahan pasien yang terinfeksi Covid-19. Namun kabar baik terjadi pada 1 pasien baru yang sembuh pada hari ini.

Data pergeseran dapat dilihat pada kemarin, Senin, 15 Juni 2020. Kasus konfirmasi positif di Lampung sebanyak 166 kasus. Kemudian, PDP sebanyak 140 orang, dan ODP total berjumlah 3.305 orang.

Untuk laporan hari ini, 16 Juni 2020, jumlah kasus positif corona berjumlah 166 kasus. Rincian kasus tersebut terdiri dari 39 orang masih dirawat atau isolasi, 116 orang sembuh, sementara 11 orang meninggal dunia. Pasien sembuh di Provinsi Lampung kerap bertambah setiap harinya, setidaknya satu pasien sembuh dalam pekan lalu dan hari ini.

Kemudian Pasien Dalam Pengawasan (PDP) saat ini total sebanyak 142 orang. Perinciannya, 6 orang masih dirawat atau isolasi, 109 sembuh/negatif/pulang, dan 27 orang meninggal dunia dalam status PDP.

Dan yang terakhir, Orang Dalam Pemantauan (ODP) saat ini jumlahnya total sebanyak 3.312 orang. Jumlah itu terdiri dari 89 orang dalam proses pemantauan, 3.215 selesai pamantauan selama 14 hari, dan 8 orang meninggal dunia dalam status ODP.

Perkembangan masyarakat.

Memasuki era New Normal atau tataan kehidupan era baru, pemerintah tetap menghimbau masyarakat menjalankan protokol kesehatan. Seperti selalu memakai masker saat berada di luar rumah, menjaga jarak minimal 1 meter saat bersosialisasi, serta mencuci tangan dengan sabun dari air yang mengalir atau hand sanitizer.

Provinsi Lampung sendiri sudah mulai melakukan kegiatan perdagangan dengan protokol kesehatan yang berlaku sesuai himbauan pemerintah. Kasus Covid-19 ini dapat ditangani apabila kerja sama masyarakat dengan pemerintah dan petugas kesehatan terus berjalan dengan baik. Dari pemantauan, masyarakat Provinsi Lampung semakin banyak yang menggunakan masker, bahkan sebagian tempat perbelanjaan dan rumah makan menyediakan tempat cuci tangan maupun hand sanitizer sebelum memasuki toko. Ini merupakan kebiasaan baik yang dilakukan masyarakat secara bertahap. Pemerintah berharap masyarakat mempertahankannya hingga pandemi Covid-19 berakhir.

Discussion about this post