Update! Kasus Covid-19 Provinsi Lampung 18 Juni 2020

LIDIK.ID, BANDAR LAMPUNG – Dinas Kesehatan Provinsi Bandar Lampung merilis kembali data Covid-19 pada hari Kamis, 18 Juni 2020. Terlihat bahwa hari ini ada 2 kasus penambahan pasien yang terinfeksi Covid-19. Kabar baik terjadi pada 1 pasien baru yang sembuh pada hari ini.

Data pergeseran dapat dilihat pada kemarin, Rabu, 17 Juni 2020. Kasus konfirmasi positif di Lampung sebanyak 169 kasus. Kemudian, PDP sebanyak 144 orang, dan ODP total berjumlah 3.337 orang.

Untuk laporan hari ini, 18 Juni 2020, jumlah kasus positif corona berjumlah 171 kasus. Rincian kasus tersebut terdiri dari 41 orang masih dirawat atau isolasi, 118 orang sembuh, sementara 12 orang meninggal dunia. Pasien sembuh di Provinsi Lampung kerap bertambah setiap harinya, setidaknya satu pasien sembuh dalam pekan lalu dan hari ini.

Kemudian Pasien Dalam Pengawasan (PDP) saat ini total sebanyak 146 orang. Perinciannya, 9 orang masih dirawat atau isolasi, 110 sembuh/negatif/pulang, dan 27 orang meninggal dunia dalam status PDP. Pada 18 Juni 2020

Dan yang terakhir, Orang Dalam Pemantauan (ODP) saat ini jumlahnya total sebanyak 3.344 orang. Jumlah itu terdiri dari 105 orang dalam proses pemantauan, 3.231 selesai pamantauan selama 14 hari, dan 8 orang meninggal dunia dalam status ODP. Pada 18 Juni 2020

Perkembangan masyarakat.

Memasuki era New Normal atau tataan kehidupan era baru, pemerintah tetap menghimbau masyarakat menjalankan protokol kesehatan. Seperti selalu memakai masker saat berada di luar rumah, menjaga jarak minimal 1 meter saat bersosialisasi, serta mencuci tangan dengan sabun dari air yang mengalir atau hand sanitizer.

Provinsi Lampung sendiri sudah mulai melakukan kegiatan perdagangan dengan protokol kesehatan yang berlaku sesuai himbauan pemerintah. Kasus Covid-19 ini dapat ditangani apabila kerja sama masyarakat dengan pemerintah dan petugas kesehatan terus berjalan dengan baik.

Dari pemantauan, masyarakat Provinsi Lampung semakin banyak yang menggunakan masker, bahkan sebagian tempat perbelanjaan dan rumah makan menyediakan tempat cuci tangan maupun hand sanitizer sebelum memasuki toko. Ini merupakan kebiasaan baik yang dilakukan masyarakat secara bertahap. Pemerintah berharap masyarakat mempertahankannya hingga pandemi Covid-19 berakhir.

Discussion about this post