Update Terbaru dan Kronologi Pasien Kasus Covid-19 Di Lampung per 11 April 2020

LIDIK.ID, Lampung – Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Lampung, Reihana kembali mengirimkan informasi dalam video confrence, Sabtu (11/4/2020) sore tadi.

1. Rincian ODP, PDP, Kasus Pasien Positif Corona.

Baca Lainnya

Menurut informasi yang didapatkan oleh LIDIK.ID melalui grup whatsapp media berita, hingga kini (11/4) jumlah ODP di Lampung yang sedang diperiksa berjumlah 1608 orang dimana 1286 orang telah selesai diperiksa. Dengan ini, total ODP Lampung sejak kasus pertama pada 18 Maret 2020 berjumlah 2354  Orang Dalam pengawasan.

Sementara untuk Pasien Dalam pengawasan berjumlah 50 orang, dimana 30 orang masih dirawat, 17 dinyatakan negatif dan 2 orang meninggal dunia.

Terhitung hingga Sabtu, 11 April 2020, terdapat 21 kasus virus corona dengan rincian, 9 orang masih dirawat, 7 orang sembuh, sementara 5 orang meninggal dunia.

2. Kronologi Pasien PDP meninggal

Dikabarkan pula bahwa satu Pasien Dalam Pengawasan meninggal dini hari (11/4) sekitar pukul 03:30 WIB.

Data dan kronologi pasien yang meninggal hari ini adalah seorang pria berusia 65 tahun yang tak memiliki riwayat keluar atau masuk kota maupun kunjungan orang lain.

Hanya saja, ia berkontak pada anaknya yang baru kembali dari Serang, Banten, 2 minggu terakhir.

Setelah itu ia mengalami sesak napas dan diare 4-5 kali sehari.

Pada tanggal 5 April 2020, pasien dibawa ke rumah sakit swasta di Bandar Lampung, namun pasien tetap mengalami sesak napas, lemas dan diare. Tak hanya itu, dalam tubuh pasien ini terindikasi dengan diagnosis kronik hati alur, diabetes mellitus, dan suspek bronkitis dimana iu merupakan penyakit usia lanjut.

Pada 9 April, kondisi kesehatan pesien memburuk dengan kadar oksigen dalam darah 63% dan terpasang juga NMN 12 liter selama satu jam, akan tetapi tak ada perubahan.

Oleh karena itu, pasien segera diberikan pemeriksaan swab dan segera dikirim ke Dinas Kesehatan untuk diperiksa lebih lanjut swab tersebut.

Pada hari yang sama, pada pukul 11:00 WIB, pasien dirujuk ke RS Abdul Moeleok.

Keesokan harinya, keadaan pasien sempat membaik namun kembali turun pada sore hari.

Sekitar pukul 03:30 dini hari, napas pasien sempat berhenti. Meski sudah dibantu dengan alat kejut jantung, nyawa pasien tersebut tak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

Sementara hingga kini, hasil swab belum diterima hingga Dinas Kesehatan tak dapat mengkonfrimasi apakah pasien tersebut meninggal karena campur tangan virus corona.

3. Kebenaran tentang pasien nomor 18

Kabar beredar mengenai kematian pasien nomor 18 ini dibantah oleh Reihana, ia mengatakan pasien laki-laki berusia 52 tahun itu sehat meski masih dalam perawatan. Menurut informasi yang didapatkan pula, pasien nomor 18 adalah pasien tergolong Orang Tanpa Gejala (OTG).

Hasil tes swab pasien ini adalah positif dan kini diisolasi di Lampung Utara.

4. Kronologi PDP Tulang Bawang yang Meninggal

Pasien Dalam Pengawasan berusia sekitar 80 tahun asal tulang bawang dinyatakan meninggal pada Jumat, 10 April 2020. Reihana mengungkapkan pasien wanita tersebut juga menderita post stroke selama 2 tahun. Saat dibawa ke rumah sakit pun dalam keadaan kesadaran yang setengah menurun.

Dinas Kesehatan juga belum dapat mengkonfirmasi apakah PDP ini positif corona karena hasil lab belum diterima.

Kasus yang terus bertambah ini membuat pemerintah kembali mengingatkan masyarakan untuk selalu jaga jarak 1 sampai 2 meter, rajin mencuci tangan, dan alangkah lebih baik untuk tetap berada di dalam rumah serta ingkat satu sama lain kebijakan yang berlaku. Untuk diri sendiri dan orang terkasih.

BeritaTerkait

Discussion about this post