Selasa, 9 Desember 2025
LIDIKID
No Result
View All Result
  • Home
  • ePapernew
  • Trending
  • Lampung
  • Sumsel
  • Viral
  • Home
  • ePapernew
  • Trending
  • Lampung
  • Sumsel
  • Viral
No Result
View All Result
LIDIK ID
  • Home
  • ePaper
  • Trending
  • Lampung
  • Sumsel
  • Viral
Beranda Nasional

Zulhas Perkuat Perhutanan Sosial Lampung Selatan Lewat Bantuan 3.000 Bibit Kakao dan Kopi

2 Desember 2025
Zulhas Perkuat Perhutanan Sosial Lampung Selatan Lewat Bantuan 3.000 Bibit Kakao dan Kopi
162
Dilihat
FacebookTwitterWhatsapp

LIDIK.ID, Lampung Selatan — Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), menegaskan komitmen pemerintah memperkuat perhutanan sosial di Lampung Selatan melalui penyerahan ribuan bibit kakao dan kopi kepada kelompok tani sebagai upaya menjaga kawasan lindung tetap produktif dan berkelanjutan.

Di tengah perhatian global terhadap ekonomi hijau dan keberlanjutan lingkungan, Desa Way Kalam, Kecamatan Penengahan, menjadi salah satu titik penting perhutanan sosial yang dikunjungi para duta besar negara Eropa. Momentum itu dimanfaatkan Zulhas untuk menunjukkan bagaimana pemberdayaan masyarakat dapat berjalan bersamaan dengan upaya menjaga hutan.

Baca Lainnya

Peringati Hakordia 2025, Sejumlah Menteri Hadiri Peluncuran Indeks Integritas Nasional di Yogyakarta

Kasus Gratifikasi DPRD NTB: 15 Legislator Ajukan Perlindungan LPSK, Kajati Tegaskan Penindakan Tetap Jalan

Zulhas menyerahkan 3.000 bibit kopi dan kakao kepada Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Way Kalam, didampingi lima duta besar dari Norwegia, Belanda, Prancis, Jerman, Belgia, serta perwakilan UNDP.

“Hari ini kita penanaman pohon dan pemberian bibit kepada Kelompok Usaha Perhutanan Sosial. Ada 3.000 bibit di sini. Per orang 15 bibit untuk 200 penerima. Kalau kurang, saya tambah lagi,” ujar Zulhas.

Bantuan tersebut merupakan dukungan nyata untuk meningkatkan produktivitas hutan tanpa mengubah fungsi lindungnya.

Dalam dialognya dengan petani Way Kalam, Zulhas menegaskan pentingnya memilih komoditas yang menjaga daya serap air, seperti kopi, kakao, pala, dan buah-buahan hutan. Ia mengingatkan, tanaman semusim—seperti sayuran—dapat merusak tanah dan meningkatkan risiko banjir.

“Kalau pohon dipotong lalu diganti sayuran, di bawah bisa banjir. Betul ya?” tuturnya.

Ia juga menekankan bahwa hutan lindung tetap harus dijaga tanpa praktik yang merusak, namun boleh dimanfaatkan melalui panen buah dari tanaman yang sesuai.

Kehadiran para duta besar Eropa dan UNDP disebut Zulhas sebagai simbol kuat dukungan internasional terhadap penguatan ekonomi hijau di Lampung.

Bersama para diplomat itu, Zulhas juga ikut menanam bibit kopi dan kakao di area perhutanan sosial tersebut.

Menurutnya, keberhasilan Lampung Selatan dalam mengelola kawasan hutan berbasis masyarakat dapat menjadi model kerja sama global dalam konservasi dan peningkatan kesejahteraan petani.

Zulhas mengajak masyarakat untuk konsisten menjaga kawasan hutan lindung, mengingat kerusakan wilayah atas dapat langsung berdampak pada permukiman di bawahnya.

“Mau enggak kita bencana? Kita jaga. Hutan lindung ini enggak boleh diapapakan. Tapi boleh tanam durian, buahnya kita ambil,” kata Zulhas.

Ia menambahkan, pemerintah siap menambah kebutuhan bibit jika masih kurang, termasuk kemungkinan membeli langsung tanaman yang diperlukan masyarakat.

Kunjungan tersebut ditutup dengan penanaman simbolis bibit kopi dan kakao oleh Menko Pangan, para duta besar negara Eropa, dan perwakilan UNDP. Agenda ini sekaligus menegaskan komitmen kolaborasi internasional dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat desa.***

(TRS).

Post sebelumnya

Akhmad Munir Lantik Pengurus PWI Jawa Tengah Periode 2025–2030

Post selanjutnya

KNKT Ingatkan KAI Waspadai Cuaca Panas Ekstrem Pemicu Rel Kereta Bengkok

BeritaTerkait

Peringati Hakordia 2025, Sejumlah Menteri Hadiri Peluncuran Indeks Integritas Nasional di Yogyakarta

Peringati Hakordia 2025, Sejumlah Menteri Hadiri Peluncuran Indeks Integritas Nasional di Yogyakarta

9 Desember 2025
129
Kasus Gratifikasi DPRD NTB: 15 Legislator Ajukan Perlindungan LPSK, Kajati Tegaskan Penindakan Tetap Jalan

Kasus Gratifikasi DPRD NTB: 15 Legislator Ajukan Perlindungan LPSK, Kajati Tegaskan Penindakan Tetap Jalan

9 Desember 2025
160
Puan Maharani Ajak Perempuan Jadi Garda Terdepan Perlawanan Korupsi di Hari Hakordia

Biak Numfor Raih Peringkat Pertama Indeks Pencegahan Korupsi KPK, Skor 73,95 Masuk Zona Kuning

9 Desember 2025
132
Puan Maharani Ajak Perempuan Jadi Garda Terdepan Perlawanan Korupsi di Hari Hakordia

Presiden Prabowo Tekankan Kecepatan dan Ketepatan Penanganan Bencana di Sumatera dan Aceh

9 Desember 2025
143

Discussion about this post

ADVERTISEMENT

Terpopuler

  • Viral Sopir Truk Diamuk Massa Usai Diduga Melecehkan Mahasiswi Penumpang saat Banjir Aceh

    Viral Sopir Truk Diamuk Massa Usai Diduga Melecehkan Mahasiswi Penumpang saat Banjir Aceh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral Pegawai SPBU Pakai Jeans, Pertamina Disorot Soal Perubahan Seragam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kemenko Kumham Imipas–Kemenkum Sulteng Perkuat Koordinasi Jelang Implementasi KUHP Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kalla Translog dan PSM Makassar Perkuat Kemitraan untuk Tingkatkan Layanan dan Pengalaman Suporter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral Dugaan Perselingkuhan Pramugari dan Direktur Maskapai, Suami: “Diviralkan Saja Biar Jelas”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

REGIONAL
LIDIK LAMPUNG LIDIK SUMSEL
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy

© 2019 - 2025 | PT Lidik Media Indonesia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Regional
    • LIDIK LAMPUNG
  • Lampung
  • Viral

© 2019 - 2025 | PT Lidik Media Indonesia