Sabtu, 31 Januari 2026
LIDIKID
No Result
View All Result
  • Home
  • ePapernew
  • Trending
  • Lampung
  • Sumsel
  • Viral
  • Home
  • ePapernew
  • Trending
  • Lampung
  • Sumsel
  • Viral
No Result
View All Result
LIDIK ID
  • Home
  • ePaper
  • Trending
  • Lampung
  • Sumsel
  • Viral
Beranda Nasional

KPK Panggil Kadisbudpora Kabupaten Bekasi Terkait Kasus Suap Ijon Proyek Ade Kunang

30 Januari 2026
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 445 Lembar Kulit Ular Piton di Pelabuhan Bakauheni
125
Dilihat
FacebookTwitterWhatsapp

LIDIK.ID, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melanjutkan penyidikan kasus dugaan korupsi suap ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi dengan memanggil Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Kadisbudpora) Kabupaten Bekasi, Iman Nugraha. jumat, (30/01/2026).

Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari pengusutan perkara yang menjerat Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang, yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan, pemeriksaan saksi dalam perkara dugaan suap ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi dijadwalkan berlangsung pada hari ini.

Baca Lainnya

Kecelakaan di Rengasdengklok, Anggota Polisi Tabrak Pemotor hingga Terluka

Survei CISA: 81,2 Persen Publik Tolak Polri Berada di Bawah Kementerian

“Hari ini, KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi dugaan tindak pidana korupsi terkait suap ijon proyek di Pemerintah Kabupaten Bekasi,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo.

Selain Iman Nugraha, KPK juga memanggil empat saksi lainnya, masing-masing:

TD, Kepala Bidang Kawasan Permukiman,

YUD, Kepala Bidang Disbudpora,

TEN, Kepala Bidang Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi, dan

AGJ, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Sumber Daya Air Kabupaten Bekasi.

Para saksi tersebut dipanggil untuk dimintai keterangan terkait dugaan aliran suap dan mekanisme pengondisian proyek di lingkungan Pemkab Bekasi.

Kasus ini mencuat setelah KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Bekasi pada 18 Desember 2025. OTT tersebut menjadi OTT kesepuluh KPK sepanjang 2025, sekaligus mengungkap dugaan praktik suap ijon proyek yang melibatkan kepala daerah.

Sehari setelah OTT, tepatnya 19 Desember 2025, KPK membawa delapan dari sepuluh orang yang diamankan ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, untuk menjalani pemeriksaan intensif. Dua di antaranya adalah Ade Kuswara Kunang dan ayahnya, HM Kunang.

Pada hari yang sama, KPK juga mengumumkan penyitaan uang tunai ratusan juta rupiah yang diduga berkaitan dengan praktik suap proyek di Kabupaten Bekasi.

Kemudian pada 20 Desember 2025, KPK secara resmi menetapkan tiga orang sebagai tersangka, yaitu:

Ade Kuswara Kunang (ADK), Bupati Bekasi nonaktif,

HM Kunang (HMK), ayah Ade Kuswara sekaligus Kepala Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, dan

Sarjan (SRJ), pihak swasta.

KPK menyebut Ade Kuswara Kunang dan HM Kunang sebagai tersangka penerima suap, sementara Sarjan ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap.

Pemanggilan Kadisbudpora dan pejabat teknis lainnya menandakan KPK tengah mendalami peran struktural dan teknis dalam dugaan pengaturan proyek, termasuk kemungkinan keterlibatan lintas dinas dalam praktik suap ijon tersebut.

Penyidikan masih terus berjalan, dan KPK menegaskan tidak menutup kemungkinan adanya penetapan tersangka baru seiring pendalaman perkara.***

(TRS).

Post sebelumnya

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 445 Lembar Kulit Ular Piton di Pelabuhan Bakauheni

Post selanjutnya

Mensesneg Sebut Isu Reshuffle Kabinet Masih Sekadar Gosip

BeritaTerkait

Survei CISA: 81,2 Persen Publik Tolak Polri Berada di Bawah Kementerian

Kecelakaan di Rengasdengklok, Anggota Polisi Tabrak Pemotor hingga Terluka

31 Januari 2026
125
Survei CISA: 81,2 Persen Publik Tolak Polri Berada di Bawah Kementerian

Survei CISA: 81,2 Persen Publik Tolak Polri Berada di Bawah Kementerian

31 Januari 2026
131
Gubernur NTB Kutuk Keras Kekerasan Seksual Santriwati di Lombok Timur

PDIP Kirim Bus Klinik dan Truk Laundry ke Bandung Barat, Bantu Korban Banjir dan Longsor

31 Januari 2026
158
Gubernur NTB Kutuk Keras Kekerasan Seksual Santriwati di Lombok Timur

Wagub Sulawesi Barat Salim S Mengga Wafat di RS Siloam Makassar

31 Januari 2026
140

Discussion about this post

ADVERTISEMENT

Terpopuler

  • Polisi Ungkap Kronologi Reza Arap Tiba di Apartemen Lula Lahfah

    Polisi Ungkap Kronologi Reza Arap Tiba di Apartemen Lula Lahfah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral! 2 Anak SMA Lakukan Hubungan Mesum di Rumah Kosong, Masih Lengkap Pakai Seragam Sekolah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Disorot Publik Usai Memoar Aurelie Moeremans Viral, Roby Tremonti Klarifikasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita Berdarah Minang Laporkan Waskejend Gerindra di Polres Jaksel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • FIFA Resmi Hapus Indonesia Sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U-20

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

REGIONAL
LIDIK LAMPUNG LIDIK SUMSEL
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy

© 2019 - 2025 | PT Lidik Media Indonesia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Regional
    • LIDIK LAMPUNG
  • Lampung
  • Viral

© 2019 - 2025 | PT Lidik Media Indonesia