LIDIK.ID, Jakarta – Koordinator Presidium Majelis Nasional (MN) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Abdullah Puteh menegaskan komitmen KAHMI untuk mendukung kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dengan mengoptimalkan potensi sumber daya manusia (SDM) alumni HMI yang tersebar di berbagai sektor strategis. Rabu, (14/01/2026).
Komitmen tersebut disampaikan Abdullah Puteh usai ditetapkan sebagai Koordinator Presidium MN KAHMI untuk periode semester berikutnya, menggantikan M. Rifqinizamy Karsayuda.
Menurut mantan Gubernur Aceh itu, alumni HMI memiliki kekuatan besar karena tersebar di berbagai profesi, mulai dari dokter, akademisi, birokrat hingga pengusaha, yang dapat berkontribusi langsung bagi pembangunan nasional.
“Alumni HMI tersebar di berbagai profesi seperti dokter, akademisi, birokrat, dan pengusaha,” ujar Abdullah Puteh.
Dalam masa kepemimpinannya, Puteh menegaskan akan melanjutkan program-program organisasi yang telah digariskan sebelumnya, dengan fokus utama pada optimalisasi potensi anggota agar memberi manfaat nyata bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Salah satu contoh konkret kontribusi KAHMI, kata dia, adalah melalui peran aktif dalam pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya dengan mengedukasi masyarakat terkait pemanfaatan Kredit Usaha Rakyat (KUR).
“Alokasi dana KUR mencapai Rp840 triliun. Itu angka yang sangat besar,” kata Puteh.
Namun demikian, ia menyoroti penyerapan dana KUR yang belum merata di berbagai daerah. Puteh mencontohkan Provinsi Aceh yang hanya menerima sekitar Rp1,3 triliun, sementara Jawa Tengah hampir Rp28 triliun.
Menurutnya, ketimpangan tersebut bukan semata kesalahan pemerintah pusat, melainkan juga bergantung pada kesiapan masyarakat di daerah.
“Itu tergantung kesiapan masyarakatnya. Di sinilah KAHMI bisa ambil peran dengan mengedukasi masyarakat terkait pengajuan KUR untuk pengembangan UMKM,” ujarnya.
Selain sektor ekonomi, Puteh menegaskan KAHMI juga konsisten mendukung kebijakan-kebijakan nasional, khususnya di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Ia menyebut, dukungan tersebut telah dilakukan secara berkelanjutan sejak kepemimpinan Koordinator Presidium pertama MN KAHMI hingga saat ini.
“Dukungan kepada Presiden Prabowo harus terus ditingkatkan karena banyak persoalan di lapangan yang membutuhkan partisipasi berbagai pihak, termasuk KAHMI,” kata dia.
Sebagai bentuk nyata, Puteh menyampaikan bahwa tim relawan KAHMI telah diterjunkan untuk membantu penanganan bencana di sejumlah wilayah Sumatera, seperti Aceh Tamiang, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
Tidak hanya itu, KAHMI juga menyiapkan program lanjutan pascabencana berupa pengembangan Food Estate Regional di Aceh guna membantu pemulihan ekonomi masyarakat terdampak.
Di akhir keterangannya, Abdullah Puteh berharap seluruh pengurus KAHMI dapat menggulirkan program-program yang selaras dengan kebutuhan mendesak masyarakat serta mendukung agenda pembangunan nasional.***
(TRS).







Discussion about this post